Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Gunungkidul mencatat kunjungan wisata sebanyak 31.447 orang. Meski demikian, pengunjung yang datang tak seramai saat libur Lebaran.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta mengatakan, long weekend yang bertepatan dengan libur Paskah berlangsung mulai 18-20 April 2025. Momen ini ada kenaikan kunjungan wisata dibandingkan dengan di waktu normal.
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran di Gunungkidul Masih Berlanjut
Didalam libur yang berlangsung selama tiga hari ini tercatat ada kunjungan sebanyak 31.447 wisatawan. Minggu (20/4/2025) menjadi yang paling ramai karena ada kunjungan sebanyak 13.081 orang.
“Untuk Jumat [18/4/2025] tercatat ada kunjungan sebanyak 7.094 orang dan Sabtu [19/4/2025] pengunjung yang datang ada 11.272 orang,” kata Supri saat dihubungi Senin (21/4/2025).
Menurut dia, libur long weekend ini mampu menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Gunungkidul sebesar Rp321.711.100. “Pendapatan ini juga sebagai upaya memenuhi target PAD dari retribusi wisata sebesar Rp32 miliar yang ditetapkan oleh Pemkab di 2025,” ungkapnya.
Meski ada kenaikan, namun Supri mengakui pengunjung yang datang tak seramai saat kunjungan Libur Lebaran di awal bulan ini. Saat itu, lanjut dia, dalam sehari ada kunjungan yang masuk lebih dari 20.000 orang per harinya.
“Memang lebih banyak saat Lebaran, tapi bukan masalah karena terpenting perkembangannya berjalan dengan bagus. Mudah-mudahan kami bisa memenuhi target yang dicanangkan di tahun ini,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana. Menurut dia, kunjungan harian rata-rata di kisaran 5.000an orang, tapi di masa long weekend yang berkunjung bisa lebih banyak.
Dia menambahkan, sama seperti dengan penyelenggaraan musim liburan di periode-periode sebelumnya, destinasi Pantai masih menjadi primadona. Pasalnya, kunjungan terbanyak berada di kawasan pesisir Gunungkidul.
“Mayoritas memang tujuan berwisata ke Gunungkidul adalah ke Pantai. Tapi, destinasi lain seperti Kali Suci, Gunung Api Purba Nglanggeran juga ada peningkatan, tapi tak seramai kunjungan ke Pantai,” katanya.
Menurut Windu, akan terus melakukan upaya promosi sebagai sarana mencapai target pengunjung maupun PAD dari retirbusi wisata yang dipatok Pemkab Gunungkidul. “Tahun ini, kami ditargetkan mendatangkan pengunjung sebanyak 2,9 juta orang dan PAD sebesar Rp32 miliar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Genre horor mendominasi pendaftar FFI 2026. Ario Bayu menyebut komedi dan drama juga banyak diproduksi sineas Indonesia.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.