Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA, DPRD Minta Bantul Bersiap
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Sedikitnya 12 remaja atau populer dengan sebutan geng pelajar yang diduga hendak melakukan kejahatan jalanan dan tawuran diamankan Polsek Sedayu dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung Senin (5/5/2025) sore hingga malam hari.
Kegiatan ini digelar di Mapolsek Sedayu, dipimpin langsung Kapolsek Sedayu dan melibatkan unsur Reskrim, Binmas, serta orang tua para remaja.
BACA JUGA: Belasan Anggota Geng Remaja Boyolali Ditangkap Polisi, Ngeluruk ke Semarang untuk Tawuran
Menurut Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, kegiatan pembinaan ini berawal dari laporan warga terkait konvoi remaja menggunakan sepeda motor di wilayah hukum Polsek Minggir dan Moyudan, Sleman. Para remaja ini membekali diri dengan sabuk yang telah dimodifikasi, diduga untuk digunakan sebagai senjata.
Insiden saling serang antara kelompok remaja terjadi di simpang empat Gedongan, Moyudan. Saat kelompok ini melintas di Pedukuhan Puluhan, Argomulyo, Sedayu, warga dan jagawarga berhasil mengamankan dua remaja, yakni NAH dan MAS keduanya pelajar dari Rewulu Wetan, Godean.
"Barang bukti yang diamankan berupa satu unit motor Honda Beat hitam bernomor polisi AB 5373 ZC dan satu buah ikat pinggang modifikasi," kata Jeffry, Selasa (6/5/2025).
BACA JUGA: Di Bantul, Masih Marak Remaja Membawa Sajam, Berikut Faktanya
Dari hasil pendataan, diketahui total ada 12 remaja yang ikut dalam konvoi tersebut, mayoritas pelajar dari berbagai sekolah di Sleman. Dalam pembinaan tersebut, para orang tua turut hadir dan menyepakati bahwa anak-anak mereka akan tidak mengulangi perbuatannya serta mengikuti pembinaan rutin di Polsek Sedayu setiap Senin dan Kamis setelah pulang sekolah.
"Sementara untuk penanganan insiden tawuran di wilayah Moyudan diserahkan kepada Polsek Moyudan. Kami mengimbau orang tua lebih mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya saat di luar rumah dan malam hari," ujar Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
Ubaidillah mengalahkan tunggal putra Malaysia 21-11, 21-11 dan membawa tim beregu putra Indonesia ke semifinal Asian Games 2026.
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.