Tinggalkan Buku Tamu, Pemkot Jogja Digitalisasi Data Kunjungan dengan Silat
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Kantor BPBD Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Curah hujan yang masih terbilang tinggi di Kabupaten Bantul dan sekitarnya dilaporkan tidak menimbulkan bencana hidrometeorogi signifikan seperti banjir, tanah longsor, hingga badai.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol menyebut, dampak dari curah hujan tinggi masih sama seperti beberapa hari lalu. Ia menjelaskan, hanya ada laporan beberapa pohon tumbang yang jumlahnya tidak signifikan, dan tidak menimbulkan korban.
“Kurang lebih masih sama, hanya pohon tumbang karena angin. Banjir sama tanah longsor juga tidak ada,” ujar Antoni, Senin (12/5/2025).
BACA JUGA: BPBD Bantul Tak Perpanjang Status Darurat Tanggap Bencana
Antoni menjelaskan, laporan adanya tanah longsor di Bantul pun sudah lama yakni beberapa bulan lalu. Berdasarkan hasil koordinasi BPBD dengan BMKG DIY, curah hujan tinggi saat ini pun diperkirakan bersifat sementara karena sudah memasuki musim kemarau.
Status siaga bencana hidrometeorologi di Bantul serta DIY pada umumnya pun telah berakhir pada 30 April lalu dan tidak diperpanjang.
“Ini masih terjadi hujan karena adanya gangguan cuaca, biasanya sekitar 5-10 hari terjadi hujan. Menurut BMKG ini hanya sekitar 10 hari, biasanya deras, cepat, tiba-tiba angin kencang jadi bisa dikatakan masuk ke pancaroba,” jelasnya.
Ia menyebut, kondisi cuaca saat ini justru mengurangi potensi bencana kekeringan di musim kemarau. Meskipun begitu, pihaknya tetap siaga jika kondisi cuaca tidak sesuai yang diperkirakan.
“BPBD terus tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala kemungkinan. Namanya cuaca kadang kan tidak bisa diprediksi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
iOS 27 rilis 14 September. Simak daftar iPhone yang mendapat update serta perangkat yang bisa menggunakan Siri AI.
Rupiah melemah 0,36% ke Rp17.611 per dolar AS pada Jumat (11/9/2026), menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia.
Sebuah goresan yang lahir dalam pembukaan 1O1 Travel Sketch x Sketsa Nusantara pada 8–9 Agustus 2026 kini kembali kepada pemilik goresan tersebut.
Korean Air mulai Wi-Fi Starlink gratis 15 September 2026. Layanan awal tersedia di empat pesawat untuk rute jarak jauh.
Melalui platform ini, masyarakat dapat mengecek berbagai informasi perumahan, mulai dari nama perumahan dan pengembang, legalitas, fasilitas umum dan fasilitas