Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Arsip Massa yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) berunjuk rasa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (29/8/2024).ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/rwa.
Harianjogja.com, JOGJA–Seribuan drivel ojek online (Ojol) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berencana untuk menggelar demo di Jogja hari ini, Selasa (20/5/2025).
Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB), Janu Prambudi menyebut ada sekitar 1.000 ojol yang bakal ikut dalam aksi unjuk rasa ini. Mereka terdiri dari mitra sejumlah aplikasi transportasi online seperti Shopee Food, Grab, Gojek, Maxim.
Demo dilakukan di depan kantor aplikasi transportasi online, kantor DPRD DIY di Jalan Malioboro, kantor Gubernur DIY, hingga Titik Nol Kilometer Jogja.
Janu mengatakan dalam aksi ini tidak ada ajakan untukoffbid, namun yang ikut dalam aksi unjuk rasa diharakan tidak ada yang menyalakan aplikasi. "Yang Onbid disarankan untuk tidak mengenakan atribut," katanya.
Dia menjelaskan aksi serentak secara nasional ini baru pertama digelar. Ada empat tuntutan yang akan disampaikan di antaranya kenaikan tarif layanan penumpang untuk sepeda motor (R2), kehadiran regulasi makanan dan barang (R2), ketentuan tarif bersih angkutan sewa khusus (R4), dan kehadiran UU Transportasi online di Indonesia.
BACA JUGA: Soal Pemotongan Komisi yang Menjadi Salah Satu Pemicu Demo Ojol, Empat Aplikator Ojek Online Bilang Begini
"Sekarang yang diterima driver potongannya juga terlalu besar, customer kan juga gak tahu bayar Rp10.000, driver Rp5.000, potongan besar," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan FOYB punya kajian lengkap, sudah pernah bertemu dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan mendapat dukungan dari Gubernur DIY. Tidak hanya menuntut beberapa poin tersebut, FOYB juga sudah menyiapkan solusinya.
Menurutnya gerakan nasional ini berawal dari Yogyakarta, di mana awalnya FOYB menawarkan ke rekan-rekan pergerakan perjuangan di seluruh Indonesia akan menggelar aksi pada 20 Mei dan mendapatkan sambutan luar biasa.
"Kami ada wadah WA grup, itu teman-teman yang bergerak bareng perjuangan di seluruh Indonesia," lanjutnya.
Salah satu pengguna Ojol di DIY, Handayani mengaku tidak terlalu terganggu dengan rencana aksi ini. Sebab ia menggunakan Ojol tidak setiap hari. "Aku gak tiap hari naik Ojol, hanya khawatir macet pas jalan ke kantor saja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.
Pertamina mengungkap program streamlining anak usaha yang telah dilakukan pada semester I/2026 setelah mendapat arahan Presiden Prabowo.
KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 234.815 kursi KA Jarak Jauh selama libur HUT ke-81 RI, 13-18 Agustus 2026.
Bendera Merah Putih sepanjang 1 kilometer akan dibentangkan dalam Parade Kebangsaan di Jogja dengan lebih dari 2.000 peserta.