500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Ilustrasi perekaman e-KTP - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) Kota Jogja masih minim, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja memaparkan penyebabnya.
Kepala Disdukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki menyampaikan aktivasi IKD Kota Jogja masih minim. Disdukcapil Kota Jogja mencatat aktivasi IKD telah mencapai 7,23% hingga akhir Mei 2025. Padahal, program tersebut sudah direalisasikan sejak tahun 2022.
Septi paparkan penyebab capaian aktivasi IKD masih minim. "Yang membuat masyarakat enggan rekam IKD karena ada yang masih sanksi dengan kemananan datanya," katanya, Selasa (27/5/2025).
Dia menuturkan sejumlah warga belum mengenal aplikasi untuk aktivasi IKD, sehingga warga merasa ragu untuk mengaktivasi IKD melalui telepon genggamnya masing-masing.
Selain itu menurutnya beberapa warga tidak memiliki telepon genggam yang mendukung aplikasi untuk aktivasi IKD. Kemudian, beberapa warga pun tinggal di luar DIY, sehingga membuat mereka enggan mengaktivasi IKD.
BACA JUGA: Maxride Belum Berizin, Pemda DIY Dorong Pengembangan Angkutan Massal
Untuk mengatasi kendala tersebut, Septi mengaku Disdukcapil Kota Jogja membuat program aktivasi IKD dengan sistem jemput bola. Warga yang akan mengaktivasi IKD hanya perlu membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) ke lokasi jemput bola yang telah ditentukan.
Kemudian, petugas Disdukcapil Kota Jogja akan membantu warga untuk mengaktivasi IKD melalui telepon genggam mereka. Di situ, warga juga dipaparkan mengenai manfaat aktivasi IKD. Aktivasi IKD sendiri hany memerlukan waktu sekitar lima menit.
Salah satu warga Kota Jogja yang melakukan aktivasi IKD, Hesti Aprilia mengaku terbantu dengan aktivasi IKD melalui program jemput bola.
"[Dengan program jemput bola] Tidak perlu jauh-jauh ke Kantor Disdukcapil Kota Jogja. [Prosesnya] Cepat hanya dua menit, hanya diminta mengisi dan foto," katanya. (Stefani Yulindriani)
Caption : Salah satu warga Kota Jogja yang melakukan aktivasi IKD, Hesti Aprilia melakukan aktivasi IKD dalam program jemput bola di Kota Jogja, Selasa (27/5/2025). (Istimewa)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Jadwal Indonesia di Asian Games 2026, Senin 28 September: Alwi Farhan hingga empat wakil bulu tangkis berebut tiket final. Cek selengkapnya.
HP Android hilang? Google Find Hub bisa membantu melacak, mengunci, hingga menghapus data perangkat dari jarak jauh.
WNI bisa memanfaatkan bebas visa transit China hingga 240 jam. Simak syarat, durasi tinggal, dan daftar negara yang berlaku pada 2026.
Klasemen Asian Games 2026 hingga Minggu malam, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.