Pemotor Tewas di Jalan JogjaWates, Polisi Selidiki Rangkaian Kecelaka
Seorang pemotor meninggal setelah diduga bersenggolan dengan mobil lalu tertabrak mikrobus di Jalan Jogja–Wates, Sedayu. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Tangkapan layar laman SPMB Bantul. - SPMB 2025.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, melaporkan pendaftaran SPMB jenjang SMP di jalur domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi pada tahun ini berjalan tanpa kendala.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto, menjelaskan empat jalur pendaftaran, baik domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi sudah ditutup sejak Rabu (25/6/2025).
BACA JUGA: 3.000 Siswa di Bantul Tidak Mengajukan Akun SPMB
"Hasil pengumumannya hari ini. Kita masih nunggu laporan dari semua sekolah," katanya, Kamis (26/6/2025).
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul ini menambahkan, siswa yang tidak lolos empat jalur tersebut, masih bisa mendaftar lewat jalur domisili wilayah. "Kalau yang domisili wilayah pendaftaran pada tanggal 30 Juni 2025," katanya.
Nugroho menyatakan, ada beberapa siswa yang belum mengajukan akun SPMB hingga saat ini. Jumlahnya diperkirakan mencapai 3.000 siswa di hari terakhir atau pada Rabu (25/6/2025).
"Itu kita perkirakan tidak semuanya sudah pengajuan akun, karena beberapa sudah mendaftar di kabupaten atau kota lainya, ada juga yang ke MTSN, dan sekolah yang di luar lingkup termasuk pondok pesantren, sampai hari ini kita pantau tidak lagi yang mengajukan pembuatan akun," katanya.
Kemudian untuk siswa yang ingin mendaftar melalui jalur domisili wilayah, ungkap Nugroho tidak perlu membuat token lagi. Pasalnya token tersebut sudah bisa untuk mendaftar ke semua jalur.
Selain itu Nugroho melaporkan pada tahun ini jalur mutasi menjadi jalur yang sepi peminat. Hal ini dikarenakan syarat di jalur mutasi cukup ketat.
"Sampai hari terakhir jalur mutasi sepi peminat ya untuk tahun ini. Mungkin karena syaratnya cukup ketat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang pemotor meninggal setelah diduga bersenggolan dengan mobil lalu tertabrak mikrobus di Jalan Jogja–Wates, Sedayu. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.