Advertisement
Pemkab Kulonprogo Lelang Jabatan Kepala Kesbangpol dan BPBD, Sekda: Penentu Akhir di Tangan Bupati
Lelang jabatan / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.
Lelang jabatan tersebut dikhususkan untuk mengisi jabatan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pendaftarannya sudah dibuka sejak 1 Juli hingga 15 Juli nanti dengan syarat utama berpangkat pembina dengan golongan paling minim IVa.
Advertisement
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono menyampaikan, sudah diumumkan untuk OPD eselon dua tersebut. Menurutnya, panitia seleksi dari kalangan akademisi dan pejabat di provinsi dengan mekanisme gabungan antara talent pool, uji kompetensi dan wawancara. "Sehingga tidak ada titipan tetap sesuai kriteria," tegasnya, Rabu (2/7/2025).
Bahkan, untuk memastikan tidak adanya titipan dalam seleksi terbuka dua OPD ini masyarakat boleh memberikan masukan atau catatan. Apabila ada peserta yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Menurut Triyono, panitia seleksi yang dari berbagai latar belakang itu akan menyeleksi masing-masing tiga orang. Ketentuannya dengan nilai skor tertinggi di masing-masing jabatan baik Kepala Kesbangpol atau Kepala BPBD.
"Kami Pansel menyeleksi tiga orang dengan skor tertinggi nanti itu terserah Bupati untuk memilih ketiganya melalui wawancara atau penilaiannya. Karena hak sepenuhnya ada di beliau," sambungnya.
Dia menegaskan, penyeleksian sampai tiga orang tertinggi nilainya dipastikan objektif tidak ada titipan. Itu lantaran pansel tergabung dari berbagai latar belakang yang tidak memiliki kepentingan yang sama. Namun, penentu akhir semuanya ada di tangan Bupati. "Iya penentu akhir Bupati, pansel hanya menseleksi sampai 3 terbaik," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto menambahkan, selain Kesbangpol dan BPBD ada juga Dinas Perdagangan (Disdag) yang jabatan JPT pratama kosong. Menurutnya, untuk JPT pratama Disdag tidak dilakukan seleksi terbuka. Namun, melalui mekanisme penataan lewat mutasi jabatan. "Penataan bisa mutasi atau promosi sesuai kebutuhan organisasi," ucapnya.
Lebih lanjut, Sudarmanto mengungkapkan, banyak jabatan struktural di OPD Kulonprogo yang kosong..Selain di tingkat JPT pratama, banyak posisi struktural setingkat kepala bidang, sekretaris OPD, kepala seksi, dan kepala sub bagian yang juga kosong. Menurutnya, untuk posisi tersebut saat ini telah dilakukan asesmen dan pemetaan kompetensi serta sosok potensialnya.
"Sampai Juli Pemkab sudah melakukan asesmen untuk jabatan administrator dan pengawas. Sekarang proses persetujuan ke BKN dan Kemendagri," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
Advertisement
Advertisement







