Advertisement
Pantai Glagah dan Desa Wisata Nglinggo Destinasi Kulonprogo Paling Banyak Dikunjungi Selama Libur Sekolah
Peringatan untuk tidak mandi di laut di Pantai Glagah. - Instagram/@sarglagah
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pantai Glagah dan Desa Wisata Nglinggo diklaim menjadi destinasi yang paling banyak dikunjungi di Kulonprogo selama momen libur sekolah Juni-Juli 2025. Meski begitu, angka kunjungannya masih dalam pendataan.
Kedua destinasi mengungguli jujugan wisata pantai dan desa wisata lainnya yang ada di Kulonprogo. "Pantai Glagah dan Desa Wisata Nglinggo tetap yang favorit dikunjungi, kami masih rekap jumlahnya. Diperkirakan capaiannya sesuai target," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito, Minggu (13/7/2025).
Advertisement
Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata Glagah, Sumantoyo mengakui, selama libur sekolah jumlah kunjungan pelancong meningkat dibanding hari-hari biasanya. Peningkatannya bisa sampai 20% dibanding saat hari biasa.
Libur sekolah, lanjutnya, memiliki dampak terhadap kunjungan wisatawan di Pantai Glagah karena tanpa adanya libur sekolah kunjungan mayoritas dari warga sekitar.
"Selama libur sekolah kunjungan wisatawan meningkat sekitar 20 persen dibanding hari biasanya," tuturnya.
Mayoritas peningkatan jumlah kunjungan selama libur sekolah mayoritas terjadi saat akhir pekan. Kunjungan ke Pantai Glagah selama libur sekolah sejauh ini masih aman dan tetap menjadi prioritas di Kulonprogo.
Pria yang biasa disapa Mantoyo ini membeberkan, tidak ada kejadian yang membahayakan selama di Pantai Glagah. "Mayoritas pengunjung masyarakat umum bukan anak sekolah. Sejauh ini aman karena tim SAR selalu mengingatkan bahaya berenang di laut," tuturnya.
Kondisi tersebut mengakibatkan tidak adanya kejadian laka laut ataupun serangan ubur-ubur sejauh ini. Mantoyo yang juga Ketua PHRI Kulonprogo tersebut menuturkan terkait kondisi okupansi hotel selama libur sekolah.
Okupansi hotel pun turut meningkat selama libur sekolah meskipun tidak begitu signifikan. "Okupansi hotel meningkat jadi 35 persen kalau tidak libur sekolah biasanya di bawah itu tingkat keterisian nya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement




