345 Keluarga Miskin Ekstrem Bantul Dibekali Modal Usaha dan Pelatihan
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Lokasi gelaran Festival Layang-Layang atau Jogja International Kite Festival di Pantai Parangkusumo menyisakan sampah yang membludak hingga delapan ton selama dua hari. Harian JOgja-Kiki Luqman.
Harianjogja.com, BANTUL—Gelaran Festival Layang-Layang Jogja International Kite Festival 2025 (JIKF) di Pantai Parangkusumo, Bantul pada 26-27 Juli 2025 menyisakan sampah hingga delapan ton selama dua hari pelaksanaan. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan volume sampah pada libur akhir pekan biasa.
Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Pantai Parangtritis, Suranto, menjelaskan lonjakan pengunjung yang datang ke kawasan Parangkusumo selama acara berlangsung berimbas pada timbunan sampah sebanyak 4 ton dalam satu hari.
Sebagian besar sampah berasal dari wisatawan, terutama anak-anak yang datang bersama keluarga untuk menyaksikan layang-layang menghiasi langit Parangkusumo.
BACA JUGA: Leptospirosis di Bantul Capai 179 Kasus, Warga Diminta Waspada
"Pada libur akhir seperti biasanya dalam satu hari di Pantai Parangkusumo kita membersihkan sekitar 400 kilogram sampah namun saat festival layang-layang kemarin dalam satu hari 4.000 kilogram atau empat ton sampah," ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Sebagian besar merupakan sampah bekas makanan dan minuman. Pasalnya selama event berlangsung banyak pedagang dari luar yang ikut mengais rezeki dengan berjualan makanan dan minuman di sekitar Pantai Parangkusumo.
Guna mengatasi penumpukan sampah yang menembus empat ton per hari, pihaknya menurunkan 21 petugas kebersihan pantai. Selain itu, pemilik warung di sekitar lokasi juga ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih.
"Ya kami dibantu oleh warga dan pemilik warung makan di kawasan Pantai sehingga meringankan beban kerja kita," katanya.
BACA JUGA: Idem ke Cak Imin, Bahlil Sebut Golkar Akan Kaji Pilkada Lewat DPRD
Suranto menambahkan, kondisi Pantai Parangkusumo kini sudah kembali bersih. Sejak pagi hari, para petugas terus menyisir area pantai untuk memastikan tidak ada sampah yang tersisa meski sempat terhambat hujan.
"Sekarang kondisi pantai sudah bersih meski tadi pagi ada kendala membersihkan sampah akibat sempat turun hujan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.917 per dolar AS pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Sentimen global dan sikap hawkish The Fed masih menjadi faktor utama t
Media internasional seperti AP, Reuters, dan SCMP menyoroti pengunduran diri Kepala BGN Nanik Deyang di tengah berbagai tantangan Program Makan Bergizi Gratis,
Pemda Gunungkidul mendukung pembangunan gapura penanda keistimewaan DIY di perbatasan Rongkop-Wonogiri. Desain bertema Cahaya Pradipta disiapkan menjadi ikon ba