Bawaslu Sleman Temukan Siswa Belum Masuk DPT saat Edukasi Pemilih
Bawaslu Sleman menemukan satu siswa SMK YPKK 2 belum terdaftar dalam DPT saat uji petik sekaligus menggelar edukasi politik pemilih pemula.
Ilustrasi kompos./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Sampah masih menjadi permasalahan di Kota Jogja. Hingga kini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja telah memberikan sanksi yustisi terhadap belasan pembuang sampah liar di Kota Jogja.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat menuturkan hingga saat ini pihaknya masih menemukan pembuang sampah liar di Kota Jogja. Pada Januari hingga Juli tahun ini, Satpol PP Kota Jogja telah memberikan sanksi yustisi terhadap 15 orang pembuang sampah liar di Kota Jogja.
“Belasan orang tersebut kita berikan sanksi denda dengan [nominal] yang terbesar [denda] yang dijatuhkan hakim Rp150.000,” katanya, Jumat (1/8/2025).
Pembuang sampah liar tersebut diberikan saksi tindak pidana ringan [tipiring] di Pengadilan Negeri Jogja. Mereka dikenakan denda sesuai dengan yang tercantum dalam Perda Kota Jogja No.10/2012 tentang Pengelolaan Sampah.
Dia menuturkan dari belasan orang yang dikenakan saksi tersebut, ada 11 orang diantaranya yang merupakan warga Kota Jogja. Sementeraa empat orang sisanya merupakan warga luar Kota Jogja.
Octo menyampaikan pembuang sampah liar tersebut melakukan aksinya dengan alasan karena kesulitan membuang sampah, meskipun mereka telah berlangganan pada transporter di wilayah masing–masing.
“Alasannya teknis, karena penggerobak tidak bisa mengambil sampah setiap hari sehingga dirasa sampah terlalu lama menumpuk dan bau,” ujarnya.
BACA JUGA: Mahfud MD Sebut Amnesti dan Abolisi Menunjukkan Kedua Kasus Kental Nuansa Politik
Dia mengaku titik paling sering ditemukan sampah liar yaitu di Jl. Batikan. Di jalan tersebut ada beberapa titik yang minim penerangan dan tidak dihimpit dengan rumah warga. Sehingga, pembuangan sampah liar beberapa kali terjadi di sana.
Dia berharap pembuangan sampah liar dapat diminimalisir. Karena itu, Satpol PP Kota Jogja bersama dengan perangkat kalurahan dan kemantren telah melakukan patroli secara rutin terhadap beberapa titik yang dinilai rawan dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
Proses yustisi juga akan terus dilakukan untuk memberikan efek jera pada pembuang sampah liar. Pada patroli terakhir, pihaknya kembali mendapati satu pelanggar yang akan diproses secara yustisi.
"Kami tetap melakukan penindakan dan proses persidangan, namun juga mengedepankan edukasi pasca persidangan," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bawaslu Sleman menemukan satu siswa SMK YPKK 2 belum terdaftar dalam DPT saat uji petik sekaligus menggelar edukasi politik pemilih pemula.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas