Pemkot Jogja Target Kurangi Kawasan Kumuh 13,72 Hektare pada 2026
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Perangkat Kelurahan Purwokinanti (pertama dari kanan) membagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada warga Purwokinanti pada Oktober 2025. /Dok-Kelurahan Purwokinanti.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Purwokinanti, Pakualaman, Kota Jogja, berupaya mendorong warga mengurangi sampah plastik sekali pakai. Program itu digulirkan salah satunya dengan membagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada warga.
Lurah Purwokinanti, Moch Ismail menuturkan pembagian kantong belanja ramah lingkungan tersebut sebagai upaya untuk mendukung program Pemkot Jogja dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Pembagian katong belanja tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan baru masyarakat untuk berbelanja tanpa menggunakan plastik sekali pakai sebagai wadahnya.
“Dengan pembagian kantong belanja ramah lingkungan ini, kami berharap warga dapat menggunakannya berkali-kali sehingga bisa mengurangi sampah plastik di wilayah Purwokinanti,” ujarnya pada Kamis (30/10/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung program Pemkot Jogja mengurangi produksi sampah organik melalui perubahan perilaku warga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mulai mengganti penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan tas belanja yang dapat digunakan kembali dan didaur ulang,” katanya.
Pembagian kantong belanja ramah lingkungan tersebut dilakukan saat peringatan sumpah pemuda di Kelurahan Purwokinanti beberapa waktu lalu. Pihaknya juga memberikan edukasi tentang pentingnya mengurangi sampah anorganik dan manfaat dari penggunaan kantong belanja ramah lingkungan tersebut dengan menyasar berbagai unsur masyarakat, antara lain dari unsur LPMK, perangkat RW, pengelola bank sampah dan karangtaruna.
Selama ini Kelurahan Purwokinanti juga telah menerapkan kebiasaan penggunaan wadah berulang dalam menyajikan makan dan minum setiap ada pertemuan. Langkah tersebut menurutnya dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pembatasan plastik sekali pakai di Kota Jogja.
“Ini merupakan bentuk partisipasi aktif kami dalam mendukung pembatasan tas plastik sekali pakai demi mengurangi timbunan sampah di Purwokinanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Mesir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti berkat strategi analisis video kiper lawan.
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
Argentina mengalahkan Cape Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Messi kembali mencetak gol ketujuhnya di turnamen.
Sering mengantuk saat bekerja? Ketahui penyebabnya dan 11 cara efektif mengusir kantuk agar tetap fokus, produktif, dan aman selama beraktivitas.
Swedia menjadi pemilik paspor terkuat dunia 2026 versi Global Passport Index. Indonesia berada di peringkat 119 dari 197 negara.