Sleman Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelajar yang Terlibat Kejahatan Jalanan
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.
Taman Budaya. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Taman Budaya Sleman telah mendapatkan kepastian dilanjutkan di 2026 mendatang setelah mandeg di 2025 ini karena ketiadaan anggaran. Pasalnya pembangunan gedung ini sepenuhnya menggunakan dana keistimewaan (Danais).
Tim Kerja Bangunan Gedung Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Rahmadi, mengatakan DPUPKP Sleman telah menggelar rapat dengan instansi terkait untuk membahas kelanjutan program pembangunan Taman Budaya Sleman.
BACA JUGA: Danais Dipotong, Sultan Tegaskan Tak Akan Lobi Pusat
“Hasil rapat hari ini menyatakan ada alokasi Danais untuk melanjutkan pembangunan Taman Budaya Sleman, besarannya Rp5,7 miliar untuk tahun depan,” kata Rahmadi dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Adapun pada 2025 tidak ada pengerjaan infrastruktur apapun di Taman Budaya Sleman. Pembangunan ini murni dibiayai menggunakan danais. Sedangkan, danais 2025 dipangkas. Padahal, Paniradya Kaistimewan sempat akan menyalurkan Rp5,7 miliar untuk meneruskan pembangunan.
Dana tersebut dialokasikan untuk pengerjaan drainase, talut dan pembangunan fondasi pembatas dengan lahan warga sekitar guna mencegah kesalahpahaman lahan.
Pembangunan Taman Budaya Sleman dimulai setelah Pemkab Sleman membebaskan lahan seluas 2,5 hektare di Kalurahan Pandowoharjo, Sleman. Pembangunan dimulai pada 2022 dengan kebutuhan total anggaran Rp146 miliar.
BACA JUGA: Lahan Penuh, Pemkot Jogja Cari Tempat Permakaman Baru di Kabupaten Penyangga
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman mencatat Kabupaten Sleman mendapat Danais Rp25,37 miliar dari yang semula direncanakan Rp39 miliar pada 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.