DPRD DIY Minta Perda Permuseuman Lindungi Museum Rakyat
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
Ilustrasi penangkapan - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Polsek Mergangsan mengamankan seorang pria yang sempat membuat keributan di sekitar Jalan Tamansiswa, Kota Jogja, pada Sabtu (13/9/2025) malam. Pria yang belakangan diketahui ODGJ sempat dikejar dan diamankan warga setelah melempar botol ke arah tukang parkir di depan sebuah kafe.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, menjelaskan insiden itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. “Seorang pria tanpa identitas yang mengaku bernama Angga Bangun diamankan anggota patroli Polsek Mergangsan setelah diserahkan warga,” ujar Gandung dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).
BACA JUGA: Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polresta Sleman Terus Patroli Titik Rawan
Menurut Gandung, peristiwa bermula ketika pria berusia 27 tahun itu melintas di Jalan Tamansiswa dari arah selatan. Saat tiba di depan kafe Mie Gacoan, ia diduga diejek seseorang sehingga tersulut emosi dan melempar botol. Lemparan tersebut mengenai seorang tukang parkir di lokasi.
Setelah kejadian itu, pria yang diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap tersebut lari ke arah utara dan dikejar warga. Ia akhirnya tertangkap di sekitar SPBU Sentul sebelum kemudian dibawa kembali ke lokasi kejadian.
Saat bersamaan, patroli Polsek Mergangsan melintas dan langsung mengamankannya. “Pria ini diketahui merupakan orang dengan kebutuhan khusus yang sering tidur di emperan toko kawasan Gedongkuning. Setelah dibawa ke Polsek Mergangsan, kami antar pulang ke keluarganya di Rejowinangun, Kotagede,” terang Gandung.
Gandung juga membenarkan adanya pemukulan terhadap pria tersebut sebelum polisi tiba di lokasi. Ia mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika menghadapi peristiwa serupa.
“Kami minta warga menyerahkan penanganan kepada pihak kepolisian. Sosialisasi hukum terus kami lakukan agar masyarakat memahami mekanismenya,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
BPJS Ketenagakerjaan mencatat 125.000 pekerja PHK telah mencairkan JHT hingga Juli 2026, sementara 31.000 pekerja menerima JKP.
Megawati Soekarnoputri menyoroti eksploitasi tambang dan hutan yang dinilai hanya menguntungkan segelintir pihak serta mengancam generasi mendatang.
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
BI mencatat transaksi KKI pemerintah mencapai Rp147,8 miliar pada triwulan II 2026, naik 69,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.