727 Peserta Ramaikan IRS Piala Bupati Bantul, 400 Masih Pemula
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Ilustrasi para penari sedang beraksi dalam pembukaan FKY. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025 siap digelar pada 11–18 Oktober 2025 di Lapangan Desa Logandeng, Gunungkidul. Tahun ini FKY memasuki tahun ketiga rebranding sebagai forum kebudayaan, bukan sekadar panggung pertunjukan.
Tema yang diangkat adalah Adat dan Tradisi dengan mengusung spirit Adoh Ratu Cedak Watu, frasa yang lekat dengan identitas Gunungkidul.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan, FKY kini telah berevolusi menjadi festival warga. “FKY tidak hanya panggung seni, tetapi forum yang merayakan obyek kebudayaan bersama seluruh pemangku kepentingan. Tahun ini Gunungkidul dipilih karena karakter adat dan tradisinya yang kuat serta menyatu dengan lingkungan dan identitas masyarakatnya,” katanya, Sabtu (4/10/2025).
Dian menambahkan, rebranding ini merupakan bagian dari roadmap lima tahunan di mana FKY berpindah dari satu kabupaten/kota ke kabupaten/kota lain. Setelah Kulonprogo pada 2023 dengan tema ketahanan pangan dan Bantul pada 2024 dengan tema benda budaya, tahun ini giliran Gunungkidul menegaskan posisinya dengan adat istiadat dan tradisi.
Dengan tagline Hamemayu Hayuning Bawono, FKY 2025 diharapkan mampu memaknai ulang hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. “Tantangan kami adalah bagaimana menghadirkan sesuatu yang tidak biasa di tengah masyarakat yang sudah sangat ahli dalam adat dan tradisi. Karena itu, FKY kami jadikan ruang ekspresi dan ruang perayaan bersama,” kata Dian.
Direktur FKY 2025, B. M. Anggana menuturkan, pemilihan Gunungkidul tak bisa dilepaskan dari kekayaan kosmologi masyarakatnya. “Adat dan tradisi di sini bukan sekadar ritual, tetapi cara hidup yang menyatukan manusia dengan alam dan leluhur. Tema Abdo Ratu Cedakwat merepresentasikan semangat Gunungkidul yang dinilai jauh dari kekuasaan dan dekat dengan alam,” ujarnya.
Rangkaian program FKY 2025 terbilang padat. Pawai pembukaan bertajuk Rojokoyo akan menghadirkan hewan ternak—sapi dan kambing—sebagai simbol hubungan harmonis petani dengan alam. Selain itu, ada kompetisi ternak kambing peranakan Etawa, kompetisi Panji Desa yang melibatkan 60 desa di Gunungkidul, pameran budaya, panggung pertunjukan, Pasaraya Adat, hingga diskusi kebudayaan (FKY Rembug).
Anggana menekankan bahwa tahun ini tingkat keterlibatan masyarakat lebih tinggi dibanding sebelumnya. “Target Panji Desa 60, yang mendaftar justru lebih dari 60. Antusiasme ini menunjukkan FKY benar-benar festival warga. Bukan hanya milik seniman atau budayawan, tapi juga masyarakat desa, pelajar, pramuka, hingga karang taruna,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Olimpiade Akuntansi UGM 2026 digelar di Sekolah Vokasi UGM, menghadirkan talkshow profesional dan penghargaan bagi para pemenang.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian stagnan pada Senin, 12 Oktober 2026. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Juventus bermain imbang 1-1 melawan Cagliari pada pekan keenam Liga Italia 2026/27. Gol Randal Kolo Muani menyelamatkan Bianconeri.
IHSG berpeluang menguat pada Senin, 12 Oktober 2026. Simak level support-resistance serta rekomendasi saham EMAS, KLBF, PACK, dan DOOH dari BRIDS.
Bisalunas merangkum enam bentuk pelanggaran penagihan pinjol, mulai dari spam chat kasar, penyalahgunaan data pribadi, intimidasi keluarga, hingga order ojol