Stok MinyaKita Menipis, Pedagang Bantul Bisa Ajukan Pasokan ke Bulog
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
RSUD Panembahan Senopati./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan lembar hasil pemeriksaan laboratorium digunakan sebagai bungkus sate. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa dokumen yang tampak dalam video tersebut bukan hasil laboratorium asli, melainkan salinan atau fotokopi.
Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul, Mujiyanto, menjelaskan bahwa hasil laboratorium asli dari rumah sakit tersebut memiliki ciri khusus, yakni menggunakan kertas berwarna hijau muda bergaris, bukan kertas polos seperti yang terlihat dalam video viral tersebut.
“Kertas yang terlihat dalam video itu bukan dokumen asli, melainkan fotokopi. Hasil laboratorium asli RSUD Panembahan Senopati dicetak di atas kertas hijau muda bergaris yang memiliki tanda khusus,” jelas Mujiyanto, Jumat (10/10).
Ia menambahkan bahwa setiap dokumen rekam medis maupun hasil pemeriksaan laboratorium yang bersifat asli dikelola dan dimusnahkan sesuai peraturan perundang-undangan, dengan tetap memperhatikan kerahasiaan serta keamanan data pasien.
“Semua dokumen medis dikelola secara ketat dan dimusnahkan sesuai aturan. Kami sangat menjaga keamanan dan kerahasiaan data pasien,” ujarnya.
Mujiyanto juga menjelaskan bahwa pasien memiliki hak untuk memperoleh salinan hasil pemeriksaan laboratorium miliknya. Oleh karena itu, keberadaan fotokopi hasil pemeriksaan di luar pengelolaan rumah sakit masih dimungkinkan. Namun, apabila salinan tersebut sudah tidak digunakan, maka pengelolaan dokumen menjadi tanggung jawab pribadi pasien.
“Kalau pasien meminta salinan hasil pemeriksaannya, itu memang hak mereka. Tapi setelah salinan itu berada di luar rumah sakit, pengelolaannya menjadi tanggung jawab pasien,” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi tanpa verifikasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman. Mujiyanto menegaskan, RSUD Panembahan Senopati Bantul tetap berkomitmen menjaga mutu pelayanan kesehatan serta keamanan data pasien sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyikapi informasi ini dengan bijak dan proporsional, serta tidak menyebarluaskan hal-hal yang belum pasti kebenarannya,” pungkasnya.
Sebelumnya media sosial @merapi_uncover mengunggah video yang memperlihatkan bungkus sate tertulis hasil lab RSUD panembahan Senopati Bantul. Namun belakangan unggahan tersebut telah dihapus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 12 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat dokumen, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Cek jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 12 Oktober 2026. Ada rute Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Manchester City menang 3-0 atas Liverpool di Anfield. Gol Haaland, Doku, dan Cherki membawa The Citizens ke puncak klasemen Liga Inggris.
Jogja Fashion Rendezvous 2026 menghadirkan koleksi batik tradisional, gaya urban modern, dan peragaan busana unik dalam sesi penutup.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 12 Oktober 2026, lengkap dengan jam keberangkatan ke Sleman, Condongcatur, Gamping, dan tarif Rp80.000.