Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan Wakil Bupati Joko Parwoto kompak menggunakan topeng kayu Bobung dalam acara Gunungkidul Night Carnival. Rabu (8/10/2025)./ Ist-Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan atensi khusus terhadap keberadaan kerajinan topeng kayu di Padukuhan Bobung, Putat, Patuk. Sebagai upaya mengangkat kerajinan ikonik, makai ia berjanji akan menyelenggarakan festival topeng yang digelar setiap tahun.
“Topeng Bobung memiliki makna dan sejarah yang panjang. Oleh karenanya, perlu dilestarikan keberadaannya,” kata Mbak Endah, Jumat (10/10/2025).
Ia berkomitmen untuk melestarikannya. Upaya pelestarian sudah terlihat pada saat penyelenggaraan Gunungkidul Night Carnival yang terselenggara Rabu (8/10/2025) malam.
Bupati bersama jajarannya kompak menggunakan topeng kayu ini karena sebagai ikon dalam parade tahun ini. “Warga mungkin bertanya, kenapa memakai topeng? Kabupaten Gunungkidul memiliki wilayah yang sangat bersejarah, yakni Patuk-Bobung, sentra kerajinan topeng tradisional,” katanya.
Menurut dia, sebelum warisan budaya ini diklaim daerah lain, dikarenakan banyak pengrajin menerima pesanan dari luar daerah, maka ada inisiatif menjadikan Topeng Bobung sebagai ikon budaya Gunungkidul. “Ke depan, kita akan gelar Festival Topeng setiap tahun sebagai pembeda dengan daerah lain. Langkah ini juga sebagai atensi atas eksistensi kerajinan topeng di Kapanewon Patuk,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul
Menurutnya, masyarakat Gunungkidul yang kreatif, tangguh, dan penuh optimisme. Melestarikan budaya sebagai upaya menjaga nilai-nilai luhur dan kepribadian Nusantara di tengah arus globalisasi.
“Kita terus berupaya mendukung pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kesenian serta budaya daerah sehingga warisan yang ada tetap hidup dan bisa dinikmati generasi selanjutnya,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul, Choirul Agus Mantara. Menurut dia, kerajinan Topeng Bobung merupakan salah satu ciri khas di Bumi Handayani yang harus dilestarikan.
Hal ini sejalan dengan program besar dari Dinas Kebudayaan untuk menjadikan Kabupaten Gunungkidul menuju industry kebudayaan. Adapun tujuannya didalam pelestarian terdapat perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan.
“Sekarang sudah ada tahap pemanfaatan sehingga semua potensi kebudayaan bisa saling terkait. Harapannya bisa menjadi sumber pendapatan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, termasuk potensi dari kerajinan topeng kayu di Bobung, Patuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.