Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman menyampaikan pemberian bonus kepada atlet berprestasi pada gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2025 diperkirakan dilakukan pada November 2025.
Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono, mengatakan Pemkab Sleman masih menunggu Surat Keputusan (SK) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY terkait hasil Porda XVII. SK ini menjadi dasar pencairan bonus.
“Kemungkinan November kami baru bisa mencairkan bonus atlet berprestasi. Bukan cuma atlet Porda tapi Perparda juga,” kata Heru dihubungi, Minggu (12/10/2025).
SK memang harus dari KONI DIY lantaran penyelenggara Porda adalah KONI. Terkait besaran bonus, Heru mengatakan ada kenaikan 10% dibandingkan dengan bonus pada gelaran sebelumnya.
Sebagai gambaran Porda XVI 2022, bonus untuk atlet Porda kategori tunggal medali emas Rp17 juta, medali perak Rp6 juta, dan medali perunggu 2,5 juta. Kategori beregu dua sampai enam orang medali emas per orang Rp9 juta, perak Rp3,5 juta, dan perunggu Rp1,75 juta.
Beregu kategori 7 - 11 orang mendapat Rp7,5 juta untuk emas, perak Rp2,75 juta, dan perunggu 1,5 juta. Selanjutnya beregu lebih dari 11 orang masing-masing atlet menerima Rp6,5 juta untuk emas, perak Rp2,4 juta, dan perunggu Rp1,2 juta.
Adapun bonus atlet Peparda 2022 secara rinci untuk kategori tunggal medali emas bonusnya sebesar Rp16 juta, perak Rp7 juta, dan perunggu Rp4,5 juta. Kategori ganda masing-masing mendapatkan Rp8,25 juta per orang, perak Rp3,5 juta, dan perunggu Rp2,25 juta.
Kategori beregu 3-6 orang per orang mendapatkan Rp5 juta untuk medali emas, perak Rp4 juta, dan perunggu Rp2 juta. Beregu 7-12 orang untuk medali emas per per orang mendapatkan Rp4,5 juta, perak Rp3,5 juta, dan perunggu Rp1,75 juta.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, membenarkan akan ada kenaikan bonus atlet berprestasi Porda XVII dan Peparda 2025. Hanya, dia masih menunggu kepastian perhitungan Dispora Sleman.
“Bonus pelatih dan official kami coba selesaikan tahun ini juga. Kalau misal kurang kami anggaran di APBD 2026. Sudah siap, tapi memang total hitung-hitungannya belum tahu saya,” kata Abu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.