Advertisement
DPRD Sleman Dorong Penguatan Sarana dan Layanan Pendidikan Inklusif
Puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, Plumbon Lor, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Rabu (29/10 - 2025).
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN – Wahyudi Kurniawan, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sleman, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sleman menghadiri puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, Plumbon Lor, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Rabu (29/10/2025).
Selain Wahyudi Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, turut hadir di puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman yang berlangsung cukup meriah tersebut.
Advertisement
Berbagai kegiatan disajikan di puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, termasuk pentas pakaian daerah oleh siswa-siswi serta musik tradisional angklung.
Wahyudi Kurniawan menyambut baik puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman. Menurutnya, kegiatan itu merupakan jembatan persatuan untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan mimpi.
BACA JUGA
“Terlebih bagi anak-anak hebat berkebutuhan khusus di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman. Bahasa menjadi ruang ekspresi untuk menunjukkan bahwa setiap anak punya potensi, bakat, dan cerita luar biasa yang pantas dihargai dan ditampilkan," ujar Wahyudi Kurniawan.
Legislatif peraih suara terbanyak di Pemilu 2024 Kabupaten Sleman tersebut menambahkan, Festival Bulan Bahasa menjadi bukti bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar konsep, tetapi komitmen nyata bahwa semua warga bangsa berhak memperoleh kesempatan sama untuk berkembang.
“Festival Bulan Bahasa menjadikan literasi sebagai kebiasaan yang menggembirakan. DPRD Kabupaten Sleman akan terus mendorong penguatan sarana dan layanan pendidikan khusus dan inklusif agar sekolah seperti SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman semakin mampu mendampingi secara optimal tumbuh kembang peserta didik," kata Wahyudi Kurniawan.
Ia menegaskan, pendidikan adalah hak segala bangsa. Karena itu, sambungnya, pemerintah harus selalu hadir untuk memberi fasilitas serta memperjuangkan aspirasi-aspirasi program yang direncanakan.
Pada kesempatan sama, Mustadi menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan dan kemeriahan pelaksanaan puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa di SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman.
“Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman komitmen untuk menghasilkan generasi kuat, mandiri, dan berkarakter. Kami berterima kasih kepada sekolah maupun orangtua atas ketulusan yang tidak pernah habis dalam mendampingi siswa dan siswi,” terangnya.
Kepala SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, Retno Wijiastuti, mengatakan, kegiatan Festival Bulan Bahasa diisi dengan berbagai kreativitas, menampilkan bakat terbaik para siswa dengan mengusung tema "Aku Cinta Budayaku".
"Momen ini menjadi ajang perayaan dan pembelajaran berbasis bahasa, budaya, dan seni. Seluruh guru dan siswa mengenakan pakaian adat," kata Retno.
Pengawas Sekolah Berkebutuhan Khusus Dinas Pendidika, Pemuda, dan Olahraga DIY, Wiji Suparno, turut menyampaikan apresiasi sekaligus berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus mendukung seluruh kegiatan anak-anak berkebutuhan khusus.
Di pengujung puncak acara dan apresiasi Festival Bulan Bahasa, Wahyudi Kurniawan dan para tamu undangan berfoto bersama para siswa berkebutuhan khusus SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jelang Lebaran 2026, PLN Amankan Pasokan 84 Juta Ton Batu Bara
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- IDM Salurkan 3.000 Paket Sembako di Kawasan Borobudur-Prambanan
- Jelang Lebaran, Jalan Wisata Gunungkidul Jadi Prioritas Tambal
- Kasus Hibah Pariwisata Sleman, JPU Kritik Keterangan Ahli Terdakwa
- Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








