Advertisement
6 Warung di Pantai Depok Rusak Dihantam Gelombang Tinggi
Warung seafood semi permanen di tepi pantai Depok yang hancur diterjang gelombang tinggi pada Sabtu (8/11 - 2025). Sedikitnya enam sampai tujuh warung rata dengan tanah akibat insiden yang terjadi pada Jumat malam itu. Dokumentasi Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Gelombang pasang tinggi menerjang kawasan Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Jumat (7/11/2025) malam. Akibatnya, sejumlah rumah makan seafood dan warung semi permanen di tepi pantai hancur diterjang ombak besar. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu pemilik rumah makan terdampak, Nunik, mengatakan bahwa ombak besar datang tiba-tiba dan menyapu area warung yang berada di tepi pantai. Sejumlah bangunan semi permanen pun rata dengan tanah.
Advertisement
“Untuk warung semi permanen ya habis semuanya. Kan dibangun di pinggir pantai,” ujar Nunik yang juga pemilik Rumah Makan Seafood Mbak Nunik, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, total ada sekitar enam hingga tujuh rumah makan seafood yang terdampak. Namun, kerusakan paling parah dialami Rumah Makan Seafood Sedyo Rukun milik Nakidi.
BACA JUGA
“Itu rumah makan seafood baru saja dibangun dan hancur dihantam gelombang pasang,” tambahnya.
Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok, Sutarlan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa berdagang di tepi pantai memang memiliki risiko besar ketika gelombang tinggi datang.
“Nah itu, yang jualan memang bisa dapat banyak uang, tapi resikonya juga tinggi. Kalau gelombang besar datang ya hancur tempat usahanya,” kata Sutarlan.
Ia mengaku pihak koperasi sebenarnya sudah berulang kali mengingatkan para pedagang agar tidak membangun warung terlalu dekat dengan bibir pantai. Namun, peringatan itu kerap diabaikan.
“Ya sudah resiko, kami sudah ingatkan tidak jualan di tepi pantai tapi ya diabaikan,” ujarnya.
Sutarlan menambahkan, sejauh ini tidak ada pemilik rumah makan yang meminta bantuan pemerintah untuk membangun kembali tempat usaha mereka.
“Mereka kan jualan sudah dapat ratusan juta bahkan miliaran. Kalau berkeluh kesah ya diketawain orang banyak,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
Advertisement
Advertisement








