Advertisement
17 Bank Sampah Keparakan Dukung Gerakan Mas Jos
Foto ilustrasi Waste to Energy. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Keparakan, Kota Jogja terus memperkuat gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) dengan membentuk 17 bank sampah yang tersebar di 13 RW serta mendorong warga menerapkan lima langkah pengolahan sampah secara mandiri.
Lurah Keparakan, Yusuf Ahbari, menyampaikan saat ini di kelurahannya telah terbentuk 17 bank sampah. Bank sampah tersebut tersebar dalam 13 RW di wialyah tersebut.
Advertisement
“Saat ini ada 17 bank sampah yang tersebar di 13 RW. Jadi ada RW yang memiliki bank sampah lebih dari satu,” katanya, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya keterlibatan warga dalam gerakan Mas Jos juga meningkat melalui pendampingan para kader. Saat ini ada 700 rumah warga yang telah ditempeli stiker sebagai tanda warga tersebut telah melaksanakan tiga dari lima langkah pengolahan sampah dalam program Mas Jos.
BACA JUGA
“Ini akan terus dilanjutkan hingga semua rumah melaksanakan lima langkah Mas Jos. Setiap rumah nantinya akan ditempeli stiker sebagai bukti komitmen,” katanya.
Untuk pengelolaan sampah organik, warga Keparakan telah mengolah sampah menggunakan biopori. Selain itu, warga juga mulai mengembangkan budidaya maggot sebagai alternatif pengolahan sampah dapur.
Ia berharap berbagai program pengolahan sampah organik dan anorganik tersebut dapat menumbuhkan kesadaran warga dalam mengolah sampah di wilayahnya. Dengan begitu, menurutnya sampah dapat selesai di setiap rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Akui Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Korsleting Picu Kebakaran Rumah Lansia di Kulonprogo
- Sering Timbul Genangan, Luweng Gabluk Ponjong Dinormalisasi Tahun Ini
- Generasi Muda di Kulonprogo Menunda Nikah, Angka Pernikahan Turun
- Progres Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Capai 88,58 Persen
- 10 Gedung Koperasi Desa Merah Putih Gunungkidul Mulai Dibangun
Advertisement
Advertisement




