DPRD Kota Jogja Soroti Kredit IKM, Perbankan Diminta Tetap Hati-hati
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, burger dan buah. Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mendata komoditas pertanian agar pasokan bahan pangan untuk program Menu Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar dan terpantau kualitasnya.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Eko Sugianto Ngadirin, menyatakan bahwa pendataan ini juga menjadi bagian penting dari upaya pengawasan kualitas komoditas pertanian di Sleman. Pendataan seperti ini dinilai penting untuk memudahkan pelacakan sumber bahan baku apabila suatu saat terjadi kasus keracunan pangan (kerpang). Hal ini terkait dengan klaim Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menyebutkan bahwa kasus keracunan pangan pada menu program MBG di Sleman disebabkan oleh kandungan nitrit dalam menu.
Eko menjelaskan bahwa program MBG secara tidak langsung dapat menjadi pasar yang berkelanjutan dengan kualitas serta harga bahan baku yang pasti bagi petani. Kondisi ini dapat terwujud jika petani bersedia bekerja sama dalam penyediaan bahan produksi ke MBG melalui pengaturan pola tanam. Eko juga menambahkan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang baik dalam proses budi daya, pascapanen, dan penyimpanan akan menghasilkan produk berkualitas. Upaya ini sekaligus dapat meminimalkan potensi risiko kandungan racun selama proses pengolahan bahan baku.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andriyanto, mengatakan pihaknya baru melakukan pengujian laboratorium kandungan nitrat dan nitrit pada sayuran pada Senin (24/11/2025) melalui Bidang Ketahanan Pangan. "Kalau di awal [ketika ada klaim kandungan nitrit] saya memang belum bisa menanggapi, karena belum ada uji," kata Rofiq. Sebelumnya, pada Agustus lalu, DP3 juga telah melakukan uji kandungan bahan kimia pada komoditas pertanian, namun fokus utamanya adalah pada residu pestisida. Uji kandungan tersebut dilakukan sebelum adanya klaim mengenai kandungan nitrit oleh Kepala BGN.
Sementara itu, salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menjalin kerja sama dengan petani adalah SPPG Margomulyo. Kepala SPPG Margomulyo, Joni Prasetyo, menjelaskan bahwa kolaborasi yang mereka lakukan bersama petani, BUMKalma, dan pedagang lokal di wilayah Seyegan bertujuan untuk memastikan pasokan bahan yang segar untuk menu MBG sehingga makanan yang disajikan menjadi lebih segar (fresh). Meskipun demikian, mengenai jumlah serapan bahan baku dari petani, Joni belum dapat menyampaikan datanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pesantren menghidupkan tradisi keilmuan Baitul Hikmah dan melahirkan ilmuwan lintas disiplin.
SIM Keliling Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
Menkeu Suahasil Nazara menyebut belanja negara naik sekitar Rp300 triliun akibat penanganan bencana dan kenaikan harga energi dunia.