Masih Ada Long Weekend Mei 2026, Catat Tanggalnya
Long weekend Mei 2026 picu lonjakan wisata Jogja. Simak jadwal libur dan tips liburan ke Malioboro hingga Parangtritis.
Ansor DIY bentuk Badan Siber untuk perkuat literasi digital, keamanan siber, dan pemanfaatan AI dalam menghadapi maraknya ancaman digital. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—GP Ansor DIY menyiapkan pembentukan Badan Siber untuk memperkuat literasi digital, cyber influence, keamanan siber, dan pemanfaatan teknologi berbasis AI.
Pembentukan badan ini diawali dengan pelatihan Ansor Cyber yang membahas strategi komunikasi, keamanan siber, hingga implementasi kecerdasan buatan. Pelatihan tersebut menjadi langkah awal menata kapasitas kader menghadapi perkembangan teknologi yang makin cepat.
Ansor menilai ancaman seperti disinformasi, deepfake, dan manipulasi suara maupun teks membutuhkan strategi pertahanan digital yang lebih sistematis. Badan Siber nantinya diharapkan mampu memperkuat peran kader dalam menjaga ruang digital yang sehat dan informatif.
Wakil Ketua Bidang Transformasi & Layanan IT PW GP Ansor DIY Ulul Albab menjelaskan sebagai persiapan pihaknya telah menggelar pelatihan Ansor Cyber bertema Strategi Komunikasi, Keamanan Siber dan Implementasi AI, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal mempersiapkan pembentukan Badan Siber Ansor DIY.
Ia menilai pentingnya Ansor DIY memiliki badan siber sebagai respons atas banyaknya kasus ancaman siber, maraknya disinformasi, dan percepatan teknologi berbasis AI.
"Selain itu badan ini sebagai persiapan kader dalam menghadapi era digital. Cyber Ansor sangat relevan dengan tantangan anak muda di masa depan. Dalam waktu dekat akan dibentuk Badan Siber Ansor DIY,” katanya dikutip Senin (1/12/2025).
Wasekjen PP GP Ansor Bidang Badan Siber Wahyudi Djafar menilai pembentukan Badan Siber Ansor DIY menjadi bentuk komitmen Ansor DIY untuk meningkatkan literasi digital kader dan masyarakat. Selain itu mengembangkan cyber influence yang sehat dan informatif, mendorong transformasi teknologi di lingkungan organisasi berbasis AI serta memperkuat keamanan siber.
Di sisi lain perkembangan AI yang semakin mampu memproduksi konten palsu, seperti deep fake, manipulasi suara dan teks otomatis canggih yang sulit dibedakan dari konten asli.
"Fenomena ini menuntut organisasi seperti Ansor untuk menata ulang strategi perlawanan terhadap disinformasi. Ansor perlu memiliki pendekatan yang lebih sistematis, kolaboratif, dan berbasis teknologi dalam menjaga ruang digital masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Long weekend Mei 2026 picu lonjakan wisata Jogja. Simak jadwal libur dan tips liburan ke Malioboro hingga Parangtritis.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Huawei MatePad Pro Max siap meluncur dengan RAM hingga 20GB, layar OLED 144Hz, dan baterai 10.400 mAh.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.