Advertisement
Disdukcapil Gunungkidul Kejar Target Implementasi IKD
Petugas menunjukkan aplikasi Identitas Kependudukan Digital. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkidul dorong percepatan implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mengejar capaian yang masih jauh dari target nasional.
Hingga November 2025, cakupan IKD di daerah ini baru menyentuh 4,88% dari total wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP), jauh di bawah target nasional sebesar 20%.
Advertisement
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja, menyebut rendahnya angka partisipasi disebabkan oleh sejumlah faktor. Warga dinilai masih minim informasi mengenai manfaat IKD, sementara sebagian lainnya belum memiliki perangkat gawai yang memadai untuk mengakses layanan tersebut.
“Kami terus berusaha mencari solusi agar aktivasi IKD bisa lebih dioptimalkan dan belum lama ini kami sudah koordinasi dengan sejumlah stakeholder [pemangku kepentingan] untuk meningkatkan cakupan,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
BACA JUGA
Untuk mempercepat capaian, Disdukcapil menyiapkan sejumlah strategi. Layanan akan dioptimalkan hingga ke tingkat kalurahan melalui metode undangan by name by address (BNBA). Selain itu, program IKD Goes to Campus akan digencarkan guna menyasar kalangan mahasiswa yang secara teknologi dinilai lebih siap.
"Kami juga akan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat penyebaran informasi kepada masyarakat," ungkapnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendongkrak percepatan aktivasi IKD, sekaligus memperkuat layanan administrasi kependudukan yang lebih efisien dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mantan PM Korsel Dipenjara 23 Tahun dalam Kasus Darurat Militer
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Angka Pernikahan di DIY Turun Konsisten Sejak 2019
- LBH Jogja Soroti Represi Aktivis dan Konflik Agraria Sepanjang 2025
- Dispar Kulonprogo Dorong Desa Wisata Mandiri Jadi Profesi Utama
- Jejak Diduga Macan Muncul di Semanu, BKSDA Pasang Kamera Trap
- Bentuk Posbankum di Kalurahan, Bupati Kulon Progo Terima Penghargaan
Advertisement
Advertisement



