Advertisement

Pemkot Jogja Dorong Seluruh SPPG Kantongi Sertifikat Keamanan Pangan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Sabtu, 03 Januari 2026 - 16:57 WIB
Maya Herawati
Pemkot Jogja Dorong Seluruh SPPG Kantongi Sertifikat Keamanan Pangan Foto ilustrasi petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SPPG. ANTARA - Lintang Budiyanti Prameswari.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS). Langkah ini dinilai krusial guna memastikan keamanan pangan dan menjaga mutu layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, drg. Umi Nur Chariyati, mengungkapkan hingga saat ini terdapat 21 SPPG di Kota Jogja yang telah terdaftar pada Badan Gizi Nasional (BGN). Dari jumlah tersebut, 17 SPPG telah mengajukan permohonan SLHS melalui aplikasi Online Single Submission (OSS).

Advertisement

“Kami sudah melakukan visitasi terhadap seluruh SPPG yang mengajukan SLHS. Namun, belum semuanya memenuhi standar hygiene sanitasi yang ditetapkan,” kata Umi, Sabtu (3/1/2026).

Berdasarkan hasil penilaian, delapan SPPG dinyatakan telah memenuhi persyaratan untuk diterbitkan surat rekomendasi SLHS. Sementara itu, sembilan SPPG lainnya masih dalam tahap perbaikan pascapenilaian, khususnya pada aspek teknis hygiene sanitasi agar sesuai dengan standar yang berlaku.

Ia menambahkan, hingga kini Dinkes Kota Jogja masih menunggu penyelesaian perbaikan dari sembilan SPPG tersebut sebelum proses penerbitan SLHS dapat dilanjutkan.

Di sisi lain, Umi juga mendorong sejumlah SPPG yang belum mengajukan permohonan SLHS agar segera mengurus sertifikasi tersebut. Menurutnya, SLHS menjadi instrumen penting untuk menjamin keamanan pangan yang disajikan kepada masyarakat.

“Jaminan keamanan pangan diukur dari pemenuhan standar hygiene sanitasi pada setiap SPPG yang dibuktikan melalui kepemilikan SLHS,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SLHS diterbitkan sebagai bukti kelaikan setelah tim penilai melakukan penilaian secara menyeluruh melalui kunjungan langsung ke lokasi SPPG.

Lebih lanjut, Dinkes Kota Jogja secara berkelanjutan melakukan pembinaan, pendampingan, serta penilaian hygiene sanitasi terhadap SPPG sebagai bagian dari upaya pengendalian mutu layanan pemenuhan gizi di Kota Jogja.

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Arus Balik Nataru, 324 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

Arus Balik Nataru, 324 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

News
| Minggu, 04 Januari 2026, 02:17 WIB

Advertisement

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Wisata
| Sabtu, 03 Januari 2026, 05:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement