Advertisement

Pemkab Bantul Perluas Keanggotaan Koperasi Desa Merah Putih

Kiki Luqman
Rabu, 14 Januari 2026 - 22:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Pemkab Bantul Perluas Keanggotaan Koperasi Desa Merah Putih Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha. Kiki Luqman - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul memosisikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya aparatur sipil negara (ASN), Pemkab juga mendorong Pamong Kalurahan hingga warga umum untuk aktif bergabung sebagai anggota koperasi di wilayah masing-masing.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan perluasan sasaran keanggotaan menjadi strategi penting agar KDMP dapat tumbuh sebagai koperasi yang hidup dan benar-benar berakar di desa. Menurutnya, meski aparatur pemerintah memiliki peran strategis, keberlanjutan koperasi tetap harus bertumpu pada partisipasi masyarakat.

Advertisement

“ASN dan non-ASN kita dorong jadi anggota, lalu pamong dan juga warga di wilayah setempat. Memang harus ada keterlibatan tiga komponen itu,” ujar Prapta, Rabu (14/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah koperasi desa mulai melaporkan peningkatan minat keanggotaan dari kalangan ASN. Meski angka final masih dihimpun, jumlah pendaftar disebut sudah menembus lebih dari seribu orang. Pendaftaran dilakukan melalui tautan resmi yang disebarkan melalui OPD dan kapanewon.

“Jumlah pastinya belum kami finalkan, tapi kisarannya sudah seribuan lebih ASN yang mendaftar. Semua OPD dan kapanewon kami minta mendorong ASN untuk ikut,” kata Prapta.

Dengan keterlibatan ASN, Pamong Kalurahan, dan warga desa, KDMP diharapkan tidak berhenti sebagai koperasi internal pegawai. Pemkab mengarahkan koperasi ini untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa, mendorong aktivitas usaha, investasi, hingga kemandirian masyarakat secara kolektif.

“Melalui keanggotaan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa koperasi bukan milik pemerintah, tapi milik seluruh masyarakat. Dengan keterlibatan ASN dan warga, koperasi bisa lebih kuat dan memberi manfaat nyata,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ada Ancaman Keamanan, Kunker Wapres Gibran ke Yahukimo Ditunda

Ada Ancaman Keamanan, Kunker Wapres Gibran ke Yahukimo Ditunda

News
| Rabu, 14 Januari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement