Advertisement

Pesawat ATR PK-THT Hilang Kontak, Ini Kata GM Bandara Adisutjipto

Catur Dwi Janati
Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Pesawat ATR PK-THT Hilang Kontak, Ini Kata GM Bandara Adisutjipto Suasana Bandara Adisutjipto pada Sabtu (17/1/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Bandara Adisutjipto memastikan pesawat PK-THT milik Indonesian Air Transport benar-benar bertolak dari Yogyakarta pada Sabtu (17/1/2026) pagi sebelum akhirnya dilaporkan hilang kontak di sekitar Makassar.

GM Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menyampaikan pesawat itu lepas landas tepat pukul 08.08 WIB. "Bisa saya sampaikan bahwa benar pesawat PK-THT berangkat dari Bandara Adisutjipto pukul 08.08 WIB," kata Wibowo, Sabtu (17/1/2026) petang.

Advertisement

Sebelum keberangkatan, pesawat menjalani prosedur pengecekan seperti biasa. "Semua prosedur dari keberangkatan sampai pemeriksaan X-ray di SCP sudah kami lakukan sesuai prosedur. Setelah itu boarding menuju Makassar," ujarnya.

Wibowo menambahkan, total ada 10 orang dalam penerbangan tersebut terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang.
​Dalam rilis tertulisnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa memberikan pernyataannya ihwal informasi Loss Contact Pesawat ATR 42-500 PK-THT. Lukman menjelaskan pada Sabtu (17/1/2026) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerima laporan awal terkait hilangnya kontak (loss contact) pesawat udara jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT), pemegang AOC 034.

​Pesawat ATR 42-500 buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 tersebut melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta Adisutjipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), dengan Pilot in Command Capt. Andy Dahananto. Berdasarkan informasi kronologis terbaru, pada pukul 04.23 UTC, pesawat diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar. 

"Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi," tuturnya.

​ATC kata Lukman selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus (loss contact). 

"Menindaklanjuti kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (Distress Phase) sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku," ujarnya.

​Selain itu, AirNav Indonesia Cabang MATSC kata Lukman juga segera melakukan koordinasi dengan Rescue Coordination Center (RCC) Basarnas Pusat serta Kepolisian Resor Maros melalui Kapolsek Bandara guna mendukung langkah pencarian dan pertolongan.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi. Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros, dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi.

​"Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 WITA," kata dia.

Informasi awal terkait kondisi cuaca pada saat kejadian menunjukkan jarak pandang (visibility) sekitar 8 kilometer dengan kondisi cuaca di sekitar area dilaporkan sedikit berawan. Detail dan konfirmasi lebih lanjut masih dalam proses koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

​Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ditegaskan Lukman terus melakukan koordinasi intensif melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar dengan AirNav Indonesia, Basarnas, operator penerbangan, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya guna memantau perkembangan situasi dan memastikan langkah penanganan berjalan optimal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Arus Keluar Jakarta Dominasi Ruas MBZ pada Libur Isra Mikraj

Arus Keluar Jakarta Dominasi Ruas MBZ pada Libur Isra Mikraj

News
| Sabtu, 17 Januari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement