Advertisement
BNNK Sleman Edukasi Narkoba lewat Upacara Bendera, Sasar 4.142 Siswa
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setiap hari Senin melaksanakan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) melalui kegiatan upacara bendera di sekolah. / Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Program ANANDA BERSINAR yang digulirkan BNNK Sleman menyasar 4.142 siswa dari 10 sekolah melalui edukasi bahaya narkotika dalam upacara bendera setiap Senin. Kegiatan ini menjadi strategi pencegahan dini untuk memperkuat ketahanan remaja terhadap ancaman peredaran gelap narkotika di lingkungan sekolah.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sleman (BNNK Sleman) secara rutin melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan bertindak sebagai pembina upacara di sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Sleman. Langkah ini ditempuh agar pesan tentang bahaya narkotika tersampaikan langsung kepada ribuan pelajar dalam forum resmi sekolah.
Advertisement
“Kegiatan KIE melalui Pembina Upacara saat Upacara Bendera di Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa akan bahaya narkotika,” kata Teguh Tri Prasetya, Selasa (3/2/2026).
Hingga kini, tercatat 4.142 siswa dari 10 sekolah telah mengikuti KIE dalam rangka implementasi Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak (ANANDA) Bersih Narkoba (BERSINAR). Program ini dirancang agar anak tumbuh positif, terhindar dari narkoba, dan memiliki masa depan yang cerah.
BACA JUGA
Dalam amanat upacara, pembina menekankan pentingnya kesadaran pelajar terhadap bahaya narkotika serta dampak negatifnya bagi kesehatan. Para siswa juga diingatkan akan peran strategis mereka sebagai generasi penerus bangsa yang harus menjaga diri dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
BNNK Sleman turut memaparkan jenis dan penggolongan narkotika, termasuk modus peredaran yang dicampurkan ke dalam makanan, permen, minuman, hingga produk vape atau vapor. Informasi ini diberikan agar siswa lebih waspada terhadap bentuk-bentuk penyalahgunaan yang kian beragam.
Selain itu, disampaikan pula dampak negatif penggunaan narkotika serta jalur rehabilitasi bagi pengguna. Upaya ini diharapkan mampu membentengi pelajar dari peredaran gelap narkotika sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan sehat.
"[BNKK ingin] membangun komitmen terhindar dari peredaran gelap narkotika dan terbentuknya ketahanan diri remaja anti narkotika serta menciptakan lingkungan sekolah sebagai sekolah yang berprestasi dan Bersinar (Bersih Narkoba)," tegasnya, sekaligus menekankan bahwa program ANANDA BERSINAR akan terus diperluas agar pencegahan narkotika di Sleman semakin masif dan terstruktur.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Antisipasi Virus Nipah, Dinkes Kulonprogo Perketat Kewaspadaan di YIA
- BPJS Kesehatan Nonaktif Februari 2026, Warga Sleman Tertahan Berobat
- Guru Honorer Kota Jogja Menyusut, Tersisa Sekitar 200 Orang pada 2026
- Kemiskinan Bantul Masih 11,54 Persen, Kalurahan Fokus NonFisik
- Lebih dari 126 Ribu Warga Sleman Peserta JKN Nonaktif, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement




