Advertisement
Ditlantas Polda DIY: Korban Meninggal Nihil di Operasi Progo
Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar Polda DIY pada 2-15 Februari 2026. - Istimewa // Polda DIYÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan hasil positif. Memasuki hari ketujuh operasi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas serta nihil korban meninggal dunia di jalan raya.
Berdasarkan data analisis dan evaluasi (anev) Ditlantas Polda DIY hingga Minggu (8/2/2026), jumlah kecelakaan lalu lintas turun 6 persen dibandingkan periode operasi yang sama pada tahun lalu. Pada 2025 tercatat 17 kejadian, sementara pada 2026 menurun menjadi 16 kejadian.
Advertisement
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Ia menegaskan, hingga hari ketujuh Operasi Keselamatan Progo 2026, angka fatalitas korban meninggal dunia tercatat nol persen atau turun 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami bersyukur karena pada hari ketujuh ini tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun lalu masih tercatat satu korban. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat DIY mulai meningkat,” ujar Ihsan dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
BACA JUGA
Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, aparat kepolisian mencatat 120 tindakan tilang serta 1.198 teguran kepada pengguna jalan. Jumlah penindakan tilang tersebut menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Ihsan, penurunan angka tilang tersebut bukan berarti pengawasan melemah, melainkan menunjukkan pendekatan yang lebih mengedepankan langkah preventif dan preemtif di lapangan.
“Fokus kami bukan pada banyaknya tilang, tetapi pada keselamatan pengguna jalan. Karena itu, Satgas Preemtif terus kami optimalkan melalui edukasi, penyuluhan di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, serta melalui berbagai media,” tegasnya.
Selain penindakan dan penyuluhan langsung, Ditlantas Polda DIY juga mengintensifkan kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui media sosial. Hingga hari ketujuh operasi, kegiatan edukasi melalui platform digital telah dilakukan sebanyak 140 kali.
Program Police Goes to Campus dan Police Goes to School juga terus digencarkan untuk menjangkau pelajar dan mahasiswa sebagai kelompok usia produktif yang dinilai rentan melakukan pelanggaran lalu lintas.
Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan berlangsung hingga sekitar sepekan ke depan. Ihsan berharap kegiatan ini mampu menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih tertib serta ekosistem jalan raya yang aman dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke DIY.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta tetap waspada saat berkendara,” pungkas Ihsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




