Advertisement
Bansos Makan Gratis Gunungkidul Cair, Didukung APBD Rp1,32 Miliar
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program bansos makan gratis Gunungkidul resmi digulirkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) dengan dukungan APBD Kabupaten sebesar Rp1.325.160.000. Program ini dijadwalkan berjalan selama satu bulan mulai Jumat (13/2/2026) sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Bumi Handayani.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Sosial P3A Gunungkidul, Suyono, menjelaskan bahwa sasaran program bansos makan gratis Gunungkidul mencakup 1.112 orang yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Mereka terdiri atas lansia terlantar, anak terlantar, serta kelompok disabilitas yang belum tersentuh bantuan sosial lainnya.
Advertisement
“Tujuannya memenuhi kebutuhan gizi bagi warga yang berstatus terlantar hingga kelompok disabilitas,” kata Suyono, Rabu (11/2/2026).
Ia mengungkapkan jumlah penerima manfaat tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2025 yang mencapai 1.227 orang.
BACA JUGA
“Memang berkurang penerima manfaatnya karena ada yang meninggal dunia atau sudah menerima bansos seperti PKH, JSLU hingga BPNT,” katanya.
Menurut Suyono, validasi data dilakukan secara cermat agar tidak terjadi penerimaan bantuan ganda. Penerima bansos makan gratis Gunungkidul wajib tercatat pada desil 1–5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta belum menerima bantuan pemerintah dalam bentuk apa pun.
“Penerima manfaat wajib masuk desil 1-5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain itu, belum menerima bantuan dari pemerintah dalam bentuk apapun,” katanya.
Program bansos makan gratis Gunungkidul tersebut telah dipersiapkan dan akan mulai didistribusikan pada Jumat (13/2/2026). Setiap penerima memperoleh jatah makan dua kali sehari selama satu bulan, dengan menu nasi, lauk, sayur, buah, hingga minuman. Pelaksanaan di lapangan melibatkan kelompok masyarakat yang telah terbentuk sebelumnya.
“Makannya berisi nasi, lauk, sayur, buah hingga minuman. Untuk pelaksanaan melibatkan kelompok masyarakat yang sudah terbentuk,” katanya.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3A Gunungkidul, Heppy Ethiwi, menambahkan bahwa program bansos makan gratis Gunungkidul telah berjalan beberapa tahun terakhir. Pada 2026, pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp1.325.160.000 dan diharapkan pelaksanaannya berjalan lancar.
Ia mengakui pagu tahun ini lebih besar dibandingkan alokasi 2025 sebesar Rp1,1 miliar. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian biaya makan per hari dari Rp30.000 menjadi Rp36.000.
“Jadi, adanya kenaikan membuat pagu anggaran yang disediakan ikut naik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Viral Korban Penganiayaan Kapuk Dilaporkan, Ini Respons Kuasa Hukum
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Bulog Lanjutkan Serap Gabah 2026, Petani Sleman Tak Perlu Jual Murah
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja, Rabu 11 Februari 2026
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Rabu 11 Februari 2026
- KID DIY Dorong Akses Informasi Terbuka untuk Perkuat Mitigasi Bencana
- Sambut Ramadan, Pemkab Sleman Perkuat Peran Rois di Tingkat Akar
Advertisement
Advertisement



