Advertisement
BMKG Yogyakarta Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga 25 Februari
Hujan. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih akan mendominasi cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tiga hari ke depan, terhitung 23–25 Februari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Pulau Jawa, termasuk DIY.
Advertisement
“Suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat, berkisar 26–28 derajat Celsius. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air ke atmosfer,” kata Warjono dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).
Selain itu, terdapat daerah siklonik di Samudra Hindia barat daya Pulau Sumatra hingga selatan Jawa serta pertemuan angin atau konvergensi yang memicu penumpukan massa udara. Situasi tersebut memperbesar peluang terbentuknya awan hujan.
BACA JUGA
Profil kelembapan udara vertikal di wilayah DIY pada ketinggian 1.000–3.000 meter juga tergolong tinggi, yakni antara 65–95 persen, sehingga semakin mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Rincian Prakiraan Cuaca DIY
Senin, 23 Februari 2026
BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian timur–selatan, serta Gunungkidul bagian utara–tengah.
Tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 1,25–2,5 meter atau kategori sedang.
Selasa, 24 Februari 2026
Potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan melanda Sleman bagian utara, Kulon Progo, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian tengah–selatan.
Tinggi gelombang laut berkisar 1,25–1,5 meter atau kategori sedang.
Rabu, 25 Februari 2026
Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman bagian barat–utara, Kulon Progo bagian tengah–selatan, Bantul bagian tengah–selatan, serta hampir seluruh wilayah Gunungkidul.
Tinggi gelombang laut tetap berada pada kisaran 1,25–1,5 meter atau kategori sedang.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Masyarakat juga diminta rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta berkoordinasi dengan pihak terkait kebencanaan, seperti BPBD dan forum pengurangan risiko bencana.
Informasi cuaca terkini dan lebih rinci dapat diakses melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG, maupun layanan call center 196.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







