Penanganan 11 Bayi di Pakem Disorot, Polisi Bentuk Tim Khusus
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Ilustrasi pembacokan./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi penganiayaan bersenjata tajam terjadi di Jalan Godean KM 9, Kapanewon Godean, Sleman pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Seorang mahasiswa asal Jambi berinisial DH (21) mengalami luka setelah berusaha menangkis serangan celurit dari pelaku.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat korban melintas bersama dua rekannya di wilayah Sidoagung. Mereka berboncengan tiga menggunakan sepeda motor ketika situasi mendadak berubah tegang di tengah jalan.
Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, menjelaskan kejadian bermula saat kendaraan korban disalip oleh rombongan pelaku di depan RM Baleroso.
Setelah saling pandang, pelaku yang mengendarai dua kendaraan sempat berputar arah sambil menyeret benda ke aspal hingga memicu percikan api di jalan.
Situasi semakin mencekam ketika rombongan pelaku kembali menghadang korban di sekitar pertigaan Bapas. Korban dan dua rekannya pun berhenti dan turun dari sepeda motor.
Dua rekan korban sempat melarikan diri ke arah tempat pemotongan ayam untuk menghindari kejaran pelaku. Namun, korban tertinggal di dekat kendaraan.
Dalam kondisi tersebut, salah satu pelaku mengeluarkan celurit dan langsung mengayunkannya ke arah korban. DH berusaha menepis serangan itu dengan tangan.
Upaya tersebut membuat korban mengalami tiga luka di tangan kiri dan satu luka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam. “Korban berusaha menangkis, sehingga mengalami luka di tangan dan punggung,” ujar Argo.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar delapan orang dengan tujuh sepeda motor dan satu mobil pikap langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan medis dan saat ini menjalani rawat jalan.
Beberapa jam setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Godean sekitar pukul 05.15 WIB. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa keterangan saksi dan korban serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.