Advertisement

Ratusan Ruang Kelas SMP di Sleman Rusak, Perbaikan Diprioritaskan

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 07 April 2026 - 09:37 WIB
Sunartono
Ratusan Ruang Kelas SMP di Sleman Rusak, Perbaikan Diprioritaskan Foto ilustrasi sekolah rusak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Kondisi ruang kelas jenjang SMP/MTs di Kabupaten Sleman menjadi sorotan setelah ratusan ruang tercatat dalam kondisi tidak layak. Pemerintah daerah kini memprioritaskan perbaikan di tengah keterbatasan anggaran.

Data Dinas Pendidikan Sleman per 2 Maret 2026 menunjukkan sebanyak 433 ruang kelas mengalami kerusakan dari total 1.372 ruang yang ada. Hanya 939 ruang yang masih dalam kondisi baik, sementara sisanya terdiri atas 308 rusak ringan, 100 rusak sedang, dan 25 rusak berat.

Advertisement

Ketua Tim Kerja Sarana dan Prasarana Disdik Sleman, Ruling Yulianto, menyebut kerusakan tidak hanya terjadi pada ruang kelas, tetapi juga menjalar ke berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Laboratorium komputer menjadi salah satu fasilitas yang terdampak cukup signifikan. Dari total 183 ruang, sebanyak 48 mengalami rusak ringan, 26 rusak sedang, dan 10 rusak berat, sementara hanya 99 ruang yang masih layak digunakan.

Kondisi serupa juga terjadi pada ruang perpustakaan. Dari 141 ruang yang tersedia, sebanyak 50 ruang mengalami kerusakan, terdiri atas 35 rusak ringan, 10 rusak sedang, dan lima rusak berat.

Selain itu, kerusakan juga tercatat pada 58 ruang laboratorium IPA dari total 137 ruang, serta 41 ruang guru dan 34 ruang kepala sekolah. Fasilitas pendukung lain seperti 46 ruang UKS dan 30 kantin sekolah juga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat.

"Pendataan ini menjadi dasar dalam menentukan prioritas rehabilitasi. Disdik Sleman akan memfokuskan perbaikan pada 25 ruang kelas dengan kategori rusak berat sebagai langkah awal," katanya dikutip Senin (6/4/2026)

Ruling juga mengimbau pihak sekolah untuk rutin memperbarui data sarana dan prasarana melalui sistem Dapodik agar kondisi riil di lapangan dapat segera ditangani.

Sementara itu, Kepala Disdik Sleman, Mustadi, mengungkapkan anggaran rehabilitasi gedung SMP pada 2026 sebesar Rp1,54 miliar. Nilai ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga Pemkab Sleman mengandalkan dukungan dari pemerintah pusat.

Pada tahun ini, delapan SMP menjadi sasaran rehabilitasi, yakni SMPN 1 Depok, SMPN 5 Depok, SMPN 3 Berbah, SMPN 1 Gamping, SMPN 1 Cangkringan, SMPN 3 Sleman, SMPN 2 Mlati, serta SMPIT Salman Alfarisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Baliho Aku Harus Mati Disorot IDAI, Bisa Berdampak pada Mental Remaja

Baliho Aku Harus Mati Disorot IDAI, Bisa Berdampak pada Mental Remaja

News
| Selasa, 07 April 2026, 13:07 WIB

Advertisement

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement