Advertisement
PMI DIY Tegaskan Tak Ada Ruang Korupsi Bahkan Satu Rupiah
Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, saat berbicara dalam acara Syawalan PMI DIY bersama mitra di Ndalem Prabukusuman, Rabu (8/4/2026). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
JOGJA—Komitmen antikorupsi ditegaskan kuat oleh Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta dengan memastikan tidak ada ruang bagi praktik korupsi, bahkan dalam nominal paling kecil sekalipun.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, saat kegiatan di Ndalem Prabukusuman di Kota Jogja, Rabu (8/4/2026).
Advertisement
“Di PMI juga kita budayakan bahwa korupsi Rp1 saja tidak diperbolehkan,” ujarnya.
Penegakan Tegas di Internal
BACA JUGA
Menurutnya, prinsip integritas tidak berhenti pada komitmen, tetapi diterapkan secara nyata dalam pengelolaan organisasi. Ia bahkan mengaku pernah menindak oknum internal yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Kenapa tidak saya pecat? Saya kasih pengunduran diri supaya tanda jasa dia masih ada, mudah-mudahan nanti bekerja di tempat lain bisa sukses,” katanya.
Selain itu, ia memastikan seluruh aktivitas organisasi dijalankan secara transparan, termasuk dalam pengelolaan keuangan.
“Tidak akan ada satu rupiah pun yang masuk ke kantong saya,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh honor yang diterimanya dari berbagai kegiatan justru dikumpulkan dan disalurkan kembali untuk mendukung operasional PMI, mulai dari kebutuhan relawan di markas, layanan klinik, hingga kegiatan kemanusiaan saat pandemi dan posko hari besar.
Kepercayaan Publik Jadi Taruhan
Di sisi lain, integritas tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan mitra. Dukungan yang terus mengalir membuat PMI DIY tetap mampu menjalankan berbagai program meski dengan keterbatasan anggaran.
PMI DIY tidak hanya bergerak di bidang donor darah atau penanganan kecelakaan, tetapi juga aktif dalam respons darurat dan kegiatan sosial lainnya.
Apresiasi terhadap kinerja PMI DIY juga disampaikan Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis. Ia menilai respons cepat PMI berperan besar dalam upaya penyelamatan.
“Respons cepat dari PMI itu adalah menyelamatkan nyawa manusia. Terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya sehingga kami dari Basarnas dapat terbantu,” ujarnya.
Dengan komitmen tersebut, PMI DIY menegaskan akan terus menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan misi kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- 47 SMP dan 26 MTs di Bantul Siap Jalani TKA, Ini Skemanya
Advertisement
Advertisement








