Advertisement
UMKM Perikanan Kulonprogo Didorong Go Digital
Ilustrasi UMKM / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Kulonprogo mendorong peningkatan daya saing UMKM perikanan melalui pelatihan pengemasan dan pemasaran digital. Program ini menjadi strategi memperluas pasar produk olahan ikan agar mampu bersaing di era ekonomi kreatif.
Sebanyak 30 peserta dari 30 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) di seluruh wilayah Kulonprogo dilibatkan dalam pelatihan yang difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk dan pemanfaatan platform digital.
Advertisement
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislautkan Kulonprogo, Wakhid Purwosubiyantara, menuturkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab perubahan perilaku pasar yang semakin mengutamakan aspek visual dan kemudahan akses informasi.
"Tujuan utamanya adalah meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk olahan ikan. Kami ingin produk dari teman-teman Poklahsar tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga memiliki kemasan yang memikat dan jangkauan pasar yang lebih luas lewat platform digital," ujar Wakhid saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
BACA JUGA
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari berbagai praktisi, termasuk Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo, konten kreator, serta pelaku digital marketing. Materi yang diberikan mencakup identifikasi jenis kemasan yang sesuai tren pasar modern.
"Materi yang diberikan meliputi identifikasi kemasan untuk mengenal jenis kemasan yang tren dan disukai pasar modern," lanjutnya.
Selain itu, peserta juga dibekali teknik fotografi produk menggunakan perangkat sederhana agar tampilan produk lebih menarik, serta strategi pemasaran digital melalui media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Dampak pelatihan mulai dirasakan langsung oleh peserta. Salah satunya Dwi Esti, anggota Poklahsar Hilsa dari Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, yang berhasil meningkatkan penjualan setelah memanfaatkan fitur digital sederhana.
"Setelah tahu manfaat digital marketing, saya coba foto produk dan pasang di status WA. Ternyata responsnya cepat, langsung dapat orderan," ungkap Dwi.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Dislautkan Kulonprogo berharap UMKM perikanan mampu berkembang menjadi sektor ekonomi yang lebih tangguh, dengan produk yang tidak hanya berkualitas tetapi juga kompetitif di pasar yang semakin luas dan berbasis digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









