Advertisement

Geliat UMKM Belum Optimal untuk Pariwisata

Herlambang Jati Kusumo
Rabu, 11 April 2018 - 14:20 WIB
Arief Junianto
Geliat UMKM Belum Optimal untuk Pariwisata Ilustrasi UMKM - Bisnis Indonesia/Rachman

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Geliat UMKM Gunungkidul dinilai belum maksimal untuk mendukung pariwisata. Oleh karena itulah, pembinaan dirasa mendesak dilakukan, khususnya oleh Dinas Koperasi dan UKM, Gunungkidul.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Widagdo mengatakan kegiatan pembinaan UMKM dalam rangka mendukung visi misi Bupati dalam pemgembangan tempat wisata.

Advertisement

"Pembinaan UMKM kami rancang di objek wisatanya langsung, tidak di gedung pertemuan. Agar dapat mengangkat potensi wisata yang tidak ada di daerah lain," ujarnya seusai pembinaan UMKM di Goa Rancang, Bleberan, Playen, Gunungkidul, Rabu (11/4/2018).

Di kesempatan itu dia berharap agar para pelaku UMKM tidak mudah puas. Karakter atau citra baik para pelaku usaha maupun lingkungan wisata juga harus ditingkatkan.

"Para pelaku usaha harus selalu berinovasi jangan pernah puas, menjaga keramahan kepada pengunjung, jangan arogan," ucapnya.

Kegiatan pembinaan semacam ini juga sudah beberapa kali dilakukan setelah sebelumnya di Mulo, Drini, dan beberapa objek wisata lainnya. Ia berharap kedepan dapat juga dilakukan pembinaan diobjek wisata lain.

Setidaknya dalam catatanya ada 38.000 lebih UMKM di Gunungkidul. Saat ini masih ada beberapa hal yang masih sering menjadi kendala pengembangan UMKM di Gunungkidul. Baik dari segi SDM yang perlu ditingkatkan, pemenuhan bahan baku, hingga pemasaran masih sering terkendala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tiga Kapal Asing Ditangkap di Selat Malaka Rugikan Negara Miliaran

Tiga Kapal Asing Ditangkap di Selat Malaka Rugikan Negara Miliaran

News
| Rabu, 15 April 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Wisata
| Selasa, 14 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement