PHRI Sleman Berperan dalam Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi

Pengurus PHRI BPC Sleman berfoto bersama Bupati Sleman Sri Purnomo, Rabu (16/5/2018). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
16 Mei 2018 21:17 WIB Rheisnayu Cyntara Sleman Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN--Pengurus Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) BPC Sleman dilantik di pendopo Setda Kabupaten Sleman pada Rabu (16/5/2018). Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan kepada pengurus baru masa jabatan 2019-2023. Menurutnya para pengurus PHRI ini pegang peran penting dan strategis dalam mengembangkan pariwisata di wilayah Kabupaten Sleman. Pasalnya jika berbicara tentang wisata, tentu tak akan dapat terpisah dari kebutuhan hotel maupun restoran atau tempat makan.

"Pada masyarakat yang mobilitasnya tinggi karena adanya kegiatan pariwisata, penginapan sangat dibutuhkan. Hotel dan resto ini jadi bagian penting urat nadi kehidupan pariwisata," ucapnya.

Apalagi, Sri Purnomo menyebut destinasi wisata di Sleman makin bertambah setiap tahunnya. Objek-objek wisata baru mulai bermunculan dan menjadi primadona.

Maka wisatawan yang berkunjung pun makin meningkat. Pada 2018 ini, pihaknya menargetkan delapan juta kunjungan wisatawan. Dengan kalkulasi setiap wisatawan rata-rata mendatangi empat objek wisata saat datang ke Sleman, artinya target minimal dua juta wisatawan harus bisa diraih.

"Target tersebut tak akan bisa diraih tanpa adanya dukungan kepengurusan yang baik dari PHRI. Jika kepengurusan baik maka akan memberikan peluang tumbuhnya ekonomi Sleman lewat kegiatan pariwisata," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PHRI BPC Sleman yang baru, Joko Paromo meminta seluruh pengurus untuk berkomitmen membangun dan memajukan pariwisata Sleman bersama-sama.

Sebab menurutnya branding pariwisata daerah tak bisa dilakukan secara individu, pengurus perlu bekerja bahu membahu untuk berkontribusi dalam meningkatkan pariwisata. Oleh sebab itu, tim yang solid sangat diperlukan.

"Kita harus bisa menyempurnakan apa-apa yang sudah baik saat ini. Tim harus bekerja bahu membahu untuk mewujudkan pariwisata yang ampuh dan hebat," katanya.

Joko menuturkan ada beberapa pekerjaan yang menunggu para pengurus PHRI BPC Sleman yang baru ini. Di antaranya menyiapkan atraksi menarik di objek wisata dan kegiatan bagi para wisatawan seperti outbond.

Selain itu, pengurus juga harus memikirkan apa yang nantinya bisa dibawa wisatawan sebagai oleh-oleh khas Sleman. Belum lagi soal kelengkapan fasilitas di objek wisata seperti toilet ataupun musala.

"Kita harus memikirkan beberapa hal itu dan bersinergi dengan berbagai pihak agar dapat berkontribusi dalam memajukan pariwisata Sleman," tuturnya.

Ad Tokopedia