Lindungi Anak, Bapas & Pemkab Sleman Luncurkan Rumah Kreatif Bapas

Ilustrasi anak-anak - Reuters
31 Juli 2018 14:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman meluncurkan Rumah Kreatif Badan Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Yogyakarta, Selasa (31/7/18). Adanya Rumah Kreatif Bapas ini bertujuan untuk memenuhi dan melindungi hak anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna, menyatakan Rumah Krearif Bapas akan difokuskan bagi anak-anak yang terjerat kasus kriminal. Di Rumah Kreatif Bapas tersebut anak-anak akan diberikan bimbingan juga pelatihan kerja.

"Ada 11 program unggulan di Rumah Kreatif Bapas," kata Ali, Selasa. Sebelas program unggulan itu masing-masing usaha budi daya lele, telur asin, tanaman pangan dalam pot, kerajinan gerabah, pupuk kandang atau kompos, bimbingan kewarganegaraan dan pancasila, bimbingan rohani, bimbingan terapi doa, pijat energi, serta bimbingan agama dan konseling. Ali berharap dengan adanya bimbingan dan pelatihan tersebut anak-anak bisa mandiri dan bermartabat.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengatakan Rumah Kreatif Bapas bisa menjadi alternatif pidana bagi anak yang berhadapan dengan hukum. "Diharapkan ketika nanti anak-anak pulang kembali ke rumahnya mereka mampu menjadi anak yang lebih baik, bermanfaat untuk keluarga juga bagi bangsa dan negara," kata Bupati.

Sri Purnomo mengatakan Pemkab Sleman melakukan upaya penanganan anak berhadapan dengan hukum. Salah satu upaya diantaranya pendampingan dan rehabilitasi sosial. "Tidak sedikit anak-anak yang terjerumus kepada hal-hal negatif dikarenakan beberapa faktor antar lain kurangnya perhatian orang tua dan kurangnya kepedulian sosial di lingkungannya," ujar Sri Purnomo. Oleh karena itu peran orangtua sangat penting dalam hal ini yang berfungsi sebagai kontrol bagi pergaulan dan perkembangan anak.