Gelar Pasar Murah di BPBD Sleman, BPJS Ketenagakerjaan Sediakan 1.800 Bingkisan

BPJS Ketenagakerjaaan cabang Yogyakarta menyelenggarakan Pasar Murah (Pasrah) di halaman kantor BPBD Sleman, Sleman, Rabu (5/12/2018). - Ist/BPJS Ketenagakerjaan
07 Desember 2018 06:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan cabang Yogyakarta menyelenggarakan Pasar Murah (Pasrah) di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Jln. Candi Gebang, Tridadi, Sleman, pada Rabu (5/12/2018).

Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jogja Adi Hendarto mengatakan, kegiatan Pasar Murah ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini, Adi Hendarto mengatakan pihaknya menyediakan total 1.800 paket sembako murah dengan harga Rp150.000/paket.

"Namun peserta atau masyarakat mendapatkan diskon 20 persen sampai 40 persen dari harga "food station" dengan menunjukkan kupon sembako," ucapnya.

Selain menjadi kegiatan sosial, ia menjelaskan, pihaknya juga memberikan sosialisasi edukasi program - program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan harapan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi kebutuhan pekerja dalam menjalankan aktivitasnya. Dikatakannya, program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ada empat program yaitu Jaminan Kecelakaaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tidak hanya pekerja formal atau penerima upah saja yang bisa mendaftarkan proteksi dirinya, pekerja informal atau bukan penerima upah pun bisa menjadi peserta serta pekerja migran indonesia. Dengan iuran bulanan Rp16.800 dan asumsi upah Rp1juta, peserta informal mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan dua program dasar layak yaitu JKK dan JKM.

"Manfaatnya bila peserta mengalami musibah kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dan perawatan ditanggung sesuai kebutuhan medis dan bila meninggal dunia mendapatkan Rp24 juta," ucapnya.

Sementara itu, Zubaidah, 48, salah seorang warga yang ikut pada gelaran pasar murah itu mengatakan, ia menyambut baik dengan adanya pasar murah ini. "Kalau bisa lebih sering diadakan akan semakin bagus, bisa membantu masyarakat," katanya ketika ditemui seusai acara.