Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Anggota DPRD Gunungkidul /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kesekretariat DPRD Gunungkidul mulai menyiapkan baju dinas baru untuk anggota Dewan hasil Pemilu 2019. Meski untuk menghindari adanya polemik proses pembuatan akan diserahkan ke masing-masing anggota.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, mengatakan KPU Gunungkidul hingga saat ini belum menetapkan kapan waktu penetapan caleg terpilih hasil Pemilu 2019. Namun hal tersebut tidak menghalangi tugas Kesekretariatan DPRD untuk mempersiapkan pelantikan. “Kami sudah tetapkan waktu pelantikan yang akan dilaksanakan pada 12 Agustus 2019,” kata Agus kepada Harian Jogja, Selasa (9/7/2019).
Menurut dia, selain menentukan jadwal pelantikan Sekretarian DPRD juga menyiapkan fasilitas baju seragam kepada 45 anggota Dewan baru. Meski demikian, kata Agus, jajarannya tidak memberikan dalam bentuk baju tetapi dalam bentuk kain.
Ia menjelaskan, pengalaman saat pelantikan anggota Dewan di periode 2014-2019 menjadi pelajaran. Saat memberikan baju, muncul polemik karena ada komplain terhadap pengadaan. “Kami tidak ingin ada polemik dan dituduh macam-macam. Jadi, fasilitas baju tetap diberikan tetapi bentuknya kain dan setiap anggota bisa menjahitkan sendiri,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bagian TU Sekretariat DPRD Gunungkidul, Madyarina Mulyaningsih. Menurut dia jajarannya sudah mengadakan kain baju untuk anggota Dewan baru. Rencananya setelah ada penetapan dari KPU, kesekretariatan akan menyerahkan kain ini kepada 45 caleg terpilih. “Biar masing-masing anggota yang menjahitkan sehingga bisa pas dengan keinginan dan tidak ada lagi polemik dalam pemberian seragam baru,” katanya.
Menurut Madyarina, anggaran pengadaan baju Dewan sekitar Rp300 juta. Dana ini tidak hanya untuk membeli kain baru, tetapi juga ongkos jahit. “Ada rinciannya tapi saya belum bisa menyebutkan karena sedang dinas ke luar kota,” katanya.
Rencananya seragam baru untuk anggota DPRD terdiri dari lima jenis, yakni dua stel pakaian sipil harian (PSH); pakaian sipil resmi (PSR), pakaian dinas lengkap (PDL) dan pakaian dinas harian (PDH) masing-masing satu potong. “Total ada lima baju yang diberikan kepada anggota Dewan baru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.