Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Ilustrasi gelombang di pantai./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL – Komandan SAR Pantai Parangtritis, Ali Joko Susanto menyatakan selama beberapa terakhir gelombang di Parangtritis mengalami pasang mencapai empat hingga lima meter. Gelombang di atas empat meter itu sering terjadi pada pagi dan sore hari.
“Jadi ombak pasangnya itu datang ketika pagi hari kisaran pukul 09.00 WIB, kadang mencapai shelter pengamanan [shelter SAR Paris], tetapi untuk pasang surutnya masih normal. Biasanya juga sore pukul 17.00 WIB ombak pasangnya datang lagi,” katanya Rabu (24/7/2019).
Menurutnya hal tersebut disebabkan oleh faktor angin kencang kencang beberapa hari di kawasan pantai Parangtritis. “Mungkin gara-gara faktor angin ya makanya gelombangnya meningkat, tapi kami selalu lakukan patroli agar untuk melakukan penjagaan kepada pengunjung,” ujarnya.
Ia juga menambahkan gelombang pasang tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada jumlah pengunjung yang datang, untuk hari ini Ali mengatakan jumlah pengunjung yang datang masih terhitung sedikit lantaran bukan hari libur.
“Untuk hari ini ya sepi karena bukan hari libur, biasanya kalau Sabtu atau Minggu pasti ramai. Menanggapi soal gelombang pasang yang mencapai 10 meter dari bibir pantai, kami imbau para pengunjung untuk tidak mandi atau main air terlalu ke tengah. Kami khawatir jika ada korban tenggelam lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.