CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Ilustrasi Gapura dari botol bekas berdiri di ruang publik di Desa Wisata Sukunan, Sleman. Seni instalasi ini menjadi bagian dari produk limbah olahan warga. /Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA--Ratusan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah DIY dilatih untuk memanfaatkan limbah plastik kemasan. Pelatihan ecobricks bagi para guru tersebut digelar agar dipraktikkan langsung dengan para siswa.
Mentor Pelatihan Ecobricks, Lantip Waspodo mengatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi darurat sampah plastik. Untuk mengurangi volume sampah plastik, pihaknya memberi pelatihan kepada 600 guru SD dan SMP di wilayah DIY. Pelatihan diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan khususnya sekolah yang marak dengan sampah plastik.
"Sebagai industri, kami memiliki tanggungjawab untuk mengurangi limbah plastik. Tetapi kami tidak bisa melakukan sendiri, kami pun melibatkan para guru untuk ikut terlibat mengolah plastik dengan Ecobricks," katanya dalam rilisnya, Jumat (2/8/2019).
Pihaknya melakukan edukasi kepada para guru untuk bisa terlibat dalam penanganan sampah plastik. Selain guru digugu dan ditiru oleh para siswanya, pengelolaan sampah plastik dengan Ecobricks diharapkan bisa ikut menanggulangi darurat sampah plastik yang terjadi di Indonesia. "Di kantin banyak bungkus plastik. Kami tidak bisa menghilangkan plastik, tetapi berupaya terus mengurangi limbah plastik. Kami edukasi guru agar bisa berbagi informasi dengan lingkungan sekitar," katanya.
Ecobricks merupakan metode pengelolaan plastik yang paling mudah, di mana semua orang bisa melakukannya. Cara membuat ecobricks, plastik bekas kemasan makanan maupun lainnya dibersihkan. Plastik kemudian dikeringkan lalu dipotong-potong kecil dan dimasukkan ke dalam botol plastik bekas sebelum dipadatkan dengan tongkat kayu atau bambu.
Berat minimal ecobricks adalah sepertiga dari volume botol yang digunakan. Jika botol yang digunakan adalah 600 ml maka berat ecobricks minimal 200 gram. "Sebagai kompensasi, setiap 100 botol Ecobricks yang dihasilkan sekolah kami ganti dengan satu unit Laptop. Total ada 1.000 Laptop yang kami sediakan," kata Lantip.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Budi Santoso Asrori mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Pemkot Jogja untuk menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik. "Kami mengapresiasi pelatihan ini. Selain mengurangi sampah, pelatihan pemanfaatan plastik yang melibatkan guru diharapkan bisa mendorong para siswa untuk berkreasi,” ujarnya.
Menurut Budi, jika limbah plastik ini tidak dikelola secara baik maka hal itu akan berakibat buruk terhadap lingkungan. Sebab plastik salah satu sampah yang sulit terurai. "Makanya, edukasi untuk ikut peduli terhadap sampah plastik harus terus dilakukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima audiensi grup paduan suara asal Klaten, Vocalista Angel, di Ruang Kerja Bupati Klaten, Jumat (11/9/2026).
Kelok 23 Kretek-Girijati diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam operasional, kendaraan yang boleh melintas, dan aturan uji coba.
Korut menembakkan sejumlah rudal balistik sejauh 250 km ke Laut Jepang setelah latihan gabungan Korsel, Jepang, dan AS berakhir.
Kadin menilai pariwisata berpeluang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia karena dampaknya cepat menciptakan pekerjaan dan menggerakkan usaha.
Apple membuka pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai Rp21,11 juta dengan opsi trade-in, cicilan, leasing, dan empat pilihan warna.