Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
GKR Hemas saat berkunjung ke kebun milik KWT Marsudi Mulyo yang mengembangkan program KRPL di area pekarangan rumah di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Rabu (14/8/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Anggota DPD RI dari Dapil DIY, GKR Hemas, melakukan kunjungan kerja ke Gunungkidul, Rabu (14/8/2019). Dalam kunjungannya, Permaisuri Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini berkesempatan meninjau program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dikembangkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Marsudi Mulyo di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.
“Program ini sangat bagus karena memanfaatkan lahan di area pekarangan untuk berbagai tanaman mulai dari sayur-sayuran hingga buah-buahan yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” kata Hemas kepada wartawan, Rabu.
Menurut dia, keberadaan KRPL memberikan banyak manfaat. Selain untuk mendukung program ketahanan pangan di tengah berkurangnya lahan pertanian, kegiatan ini juga untuk memberdayakan masyrakat. Pasalnya, penerapan pertanian perkotaan yang dilakukan KWT berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon, polusi (udara, tanah, dan suara), serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan. “Orang yang aktif bertani, suka bercocok tanam bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental,” katanya.
Hemas berharap program KRPL di Wukirsari terus dikembangkan tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif bagi kesehatan warga. “Ini program bagus dan harus terus dikembangkan,” katanya.
Dalam kunjungannya Hemas juga meminta masukan terkait dengan program. Ia berjanji akan menyampaian aspirasi ini ke Pemerintah Pusat maupun Pemda DIY agar diwujudkan di dalam program. Salah satunya untuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyrakat. “Saran dan masukan yang diberikan akan saya tampung dan akan diperjuangkan ke pemerintah,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, yang ikut mendampingi GKR Hemas menyatakan program KRPL sangat baik karena selain sebagai program pemberdayaan masyarakat, juga sebagai upaya meningkatkan program ketahanan pangan. “Sangat baik karena melalui KRPL lahan-lahan di sekitar rumah bisa dimanfaatkan untuk tanaman produktif, seperti sayur-sayuran hingga buah-buahan. Adapun hasilnya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan pangan yang sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Harga emas dunia diproyeksikan menguat pekan depan. Emas diperkirakan bergerak US$4.186-US$4.572 per troy ounce.
Karhutla Gunung Bromo telah dipadamkan, tetapi tim gabungan tetap siaga mengantisipasi bara dan titik asap baru di kawasan tersebut.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.
Kemhan memastikan J7 Explorer berlogo Kemhan merupakan kapal milik swasta yang dipinjam tanpa biaya sewa untuk mendukung program pemerintah.