Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Suasana Sarasehan Pegiat Sejarah dengan tema Melacak Sejarah Kodim dan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman di Gunungkidul yang berlangsung di Aula Kodim 0730/Gunungkidul, Selasa (17/9/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0730/Gunungkidul menulis sejarah berdirinya markas TNI di Bumi Handayani. Pasalnya, untuk sejarah pendirian Kodim hingga kini belum diketahui secara pasti. Dampak dari permasalahan ini, Kodim Gunungkidul setiap tahun tak pernah merayakan peringatan hari jadi.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Noppy Laksamana Armiyanto, mengaku gelisah dengan kondisi ini. Menurut dia, saat awal masuk ke Gunungkidul dia mencoba mencari tahu terkait dengan hari jadi. Meski demikian, banyak anggota yang tidak mengetahui karena referensi yang ada sangat minim. “Tidak ada yang tahu. Dampaknya, setiap tahun belum ada peringatan hari jadi Kodim Gunungkidul,” kata Noppy di sela-sela kegiatan Sarasehan Pegiat Sejarah dengan tema Melacak Sejarah Kodim dan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman di Gunungkidul yang digelar di Aula Kodim 0730/Gunungkidul, Selasa (17/9/2019).
Menurut dia, penelusuran dilakukan untuk mencari titik terang. Dalam catatan sejarah, markas Kodim Gunungkidul pernah pindah hingga empat kali. “Ini yang harus terus digali. Untuk itu, agar ada kepastian kami meggandeng Dinas Kebudayaan Gunungkidul untuk penulisan sejarah,” katanya.
Kepala Disbud Gunungkidul, Agus Kamtono, mengatakan jajarannya berkomitmen membantu upaya penulisan sejarah Kodim 0730/Gunungkidul. Dalam sarasehan yang digelar Disbud menghadirkan penulis dan pegiat sejarah yang mengetahui seluk beluk tentang TNI. “Kami menghadirkan narasumber dari Kediri, Jawa Timur,” katanya.
Menurut dia, penulisan sejarah Kodim hanya salah satu kegiatan yang dimiliki Pemkab. Pasalnya, di tahun ini Dinas Kebudayaan juga memiliki agenda rutin dalam penulisan sejarah desa di Gunungkidul. “Mudah-mudahan dengan penulisan sejarah ini dapat memperkaya khasanah dan wawasan masyarakat di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.