Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Smart SIM/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul meminta kepada masyarakat untuk tidak khwatir dengan diterapkannya Smart SIM. Pemegang SIM lama tidak perlu mengurus permohonan baru karena surat izin ini tetap bisa digunakan hingga masa berlaku habis.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuviyan, mengatakan layanan Smart SIM sudah dilaksanakan mulai Senin (23/9/2019). Adapun proses permohonan tidak beda jauh dengan pengajuan SIM selama ini. “Prosesnya sama karena yang beda hanya terdapat pada teknologi yang ada di kartu SIM. Dari sisi bentuk dan ukurannya masih sama,” katanya kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).
Perbedaan antara Smart SIM dengan SIM biasa terletak pada kegunaaan. Untuk SIM biasa hanya digunakan sebagai bukti untuk mengendarai kendaraan bermotor, sedangkan Smart SIM memiliki banyak manfaat karena selain sebagai surat izin untuk mengendarai kendaraan bermotor juga dapat berfungsi merekam berbagai kejadian lalu lintas bagi pemegang seperti jumlah pelanggaran hingga perekam data kecelakaan. “Ke depan Smart SIM juga berfungsi sebagai uang elektronik dengan nilai saldo maksimal Rp2 juta,” katanya.
Meski demikian, untuk fungsi uang elektronik masih dalam proses pengembangan dan belum bisa difungsikan. “Nantinya bisa digunakan untuk transaksi elektronik, tapi sabar dulu karena masih proses pengembangan,” tutur dia.
Perbedaan lain dengan SIM biasa terletak pada masa berlaku. Pada Smart SIM masa berlaku disesuaikan dengan tanggal pengajuan dan tidak lagi disesuaikan dengan tanggal lahir. “Kalau SIM biasa disesuaikan dengan tanggal lahir, tapi kalau Smart SIM disesuaikan dengan tanggal pembuatan. Sebagai contoh, kalau buat di tanggal 27 September 2019, maka masa berlakunya sampai 27 September 2024,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Jarwanto. Menurut dia, dari kegunaan tidak beda jauh, tapi untuk Smart SIM memiliki lebih banyak fungsi. “Ini disesuaikan dengan perkembangan teknologi,” katanya.
Jarwanto menjelaskan meski ada SIM jenis model baru, bagi pemegang SIM lama tidak khawatir karena masih tetap berlaku hingga masa edarnya habis. Namun apabila pemegang ingin mengurus Smart SIM tetap diperbolehkan dengan mekanisme perpanjangan. “Intinya SIM lama masih tetap berlaku hingga habis izinnya. Tapi kalau ingin Smart SIM maka tetap dilayani,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.