Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Suharno/Ist-Dok Pribadi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Politikus Nasdem Gunungkidul, Suharno, menyatakan kesediaannya untuk maju meramaikan bursa calon kepala daerah di 2020. Meski demikian, untuk keputusan maju sangat bergantung dengan keputusan partai.
“Ya kalau disuruh, saya siap, tapi kalau tidak juga bukan masalah,” kata Suharno kepada wartawan, Senin (30/9/2019).
Menurut dia, untuk saat ini Partai Nasdem sedang melakukan penjaringan dan ini terbuka untuk umum, baik internal maupun luar partai. Rencananya pendaftaran calon kepala daerah akan dibuka hingga 23 Oktober mendatang. Diakuinya hingga saat ini sudah ada bakal calon yang mendaftar.
Meski demikian, Suharno belum mau menyebutkan siapa saja yang mendaftar. “Masih proses dan nanti akan diumumkan,” katanya.
Ditambahkannya, untuk Pilkada 2020, Nasdem bisa mengusung calon sendiri karena memiliki sembilan wakil di DPRD. Meski demikian, partainya tidak ingin jemawa dengan tetap membuka pintu koalisi dengan partai lain. “Komunikasi terus kita jalin dan untuk koalisi dibuka pintu yang selebar-lebarnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Indonesia menurunkan banyak wakil di Taipei Open 2026. Anthony Ginting, Leo/Daniel hingga Fadia/Amallia siap berburu gelar di Taiwan.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Andrea Pirlo terancam gagal jadi pelatih Timnas Italia karena hubungan dagang dengan perusahaan taruhan Rusia yang menuai kontroversi.
MotoGP Inggris 2026 di Silverstone menjadi awal paruh kedua musim. Simak jadwal lengkap serta peluang Veda Ega Pratama di Moto3.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.