BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Kendaraan mengantre masuk ke dalam kawasan wisata Kaliurang, Sleman, Kamis (6/6/2019).-Harian Jogja/Yogi Anugrah.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Pemkab Sleman berupaya mengejar target retribusi dari berbagai sektor di akhir tahun ini. Total untuk mencapai target, Pemkab setidaknya harus mengeruk pendapatan retribusi sebanyak Rp5,2 miliar.
Berdasarkan data dari Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Sleman, sampai September, total Pemkab Sleman sudah mendapatkan pendapatan dari retribusi daerah sebesar Rp42,8 miliar. Sementara tahun ini Pemkab menargetkan total pendapatan retribusi daerah sebesar Rp48 miliar.
Kepala Sub Bidang Pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Danang Mintoko mengatakan di sisa akhir tahun ini pihaknya optimis target retribusi terpenuhi. Beberapa sektor digenjot untuk penuhi target, seperti retribusi objek wisata, pasar, atau perizinan.
"Tahun ini yang paling besar kontribusinya dari retribusi perizinan, total sampai September sudah masuk pendapatan retribusi dari perizinan sebesar Rp19 miliar," ungkapnya pada Kamis (31/10/2019).
Tahun depan, pihaknya mempertimbangkan untuk menaikkan tarif retribusi guna mendukung kenaikan pendapatan daerah. "Rencana [kenaikan tarif retribusi] ada, tapi itu kami masih kajian. Karena harus ada perubahan Perda, seperti di tarif retribusi tempat rekreasi, olahraga dan pemakaian kekayaan daerah," ungkap Danang.
Untuk tarif retribusi daerah, perubahan terakhir kali dilakukan pada 2016. Salah satu jenis tarif retribusi yang kemudian dinaikkan di 2016 yaitu retribusi rekreasi olahraga dan kekayaan daerah.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan PAD BKAD Sleman, Kusniati mengatakan pendapatan dari retribusi cukup berperan untuk pengembangan PAD Sleman. Pendapatan retribusi bisa menyumbang sampai 5% dari total PAD Sleman.
"PAD kita tahun ini ditargetkan Rp903 miliar, sampai September baru tercapai Rp717 miliar," ujar Kusniati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.