Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Seorang peserta mulai melakukan pemberkasan CPNS di Aula Adikarta, Gedung Kaca kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (10/1/2019)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020 pada Kamis dan Jumat (20-21/2) di Graha Wana Bhakti Yasa. Sebanyak 3.098 peserta lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes ini.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan dalam CPNS kali ini Pemkot Jogja mendapat formasi sebanyak 419 yang terdiri dari delapan difabel, tenaga pendidikan 50, tenaga kesehatan 2015, tenaga teknis 156. “Delapan difabel ini 2 persen dari total kuota, sudah sesuai Permenpan No. 23/2019,” ujarnya, Rabu (19/2/2020).
Total pendaftar di Pemkot Jogja yakni 4.410 peserta, dengan yang lolos administrasi sebanyak 3.098 peserta. Adapun difabel yang mendaftar sebanyak lima peserta dan yang lolos tiga peserta. Peserta lolos berdasarkan formasi yakni tenaga pendidik 291, tenaga kesehatan 1.019 dan tenaga teknis 1.588.
Tes SKD pada hari pertama dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama pukul 08.30 WIB, tahap kedua 11.00 WIB, tahap ketiga 13.00 WIB dan tahap keempat 15.00 WIB. Hari pertama diikuti 2.100 peserta. Hari kedua tahap pertama pukul 06.30 WIB, tahap kedua 08.30 WIB. Hari kedua diikuti 998 peserta.
Jenis tes dan nilai ambang batas SKD meliputi tes karakteristik pribadi ambang batasnya 126, tes intelegensia umum ambang batasnya 80, tes wawasan kebangsaan ambang batasnya 65. “Difabel nilai kumulatif paling sedikit 260 dengan intelegensi umum serendah-rendahnya 70,” ujarnya.
Walikota Jogja, Haryadi Suyuti, memastikan baik dalam SKD maupun SKB tidak akan dipungut biaya dan pelaksana seleksi juga tidak menerima pemberian. “Hasil ujian merupakan prestasi sendiri. BKPP [badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan] juga akan membuka help desk di lokasi ujian dan di kantor BKPP,” katanya.
Pihaknya juga memastikan jaringan internet tidak akan menjadi kendala saat ujian. Pemkot menjadi daerah terakhir di DIY yang menyelenggarakan SKD. Sebab itu diharapkan jaringan sudah tidak terlalu crowded dan telah diperbaiki jika pada SKD sebelumnya terjadi masalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pelaku penggelapan motor di Wates ditangkap di Stasiun Tugu Jogja saat hendak kabur ke Purwokerto menggunakan kereta api.
Sebanyak 50 pasien mengikuti operasi sumbing bibir gratis di Bekasi yang digelar Sido Muncul dan Smile Train Indonesia.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Syafiq Raif Muzaffar, siswa SLB di Bantul, meraih Juara I Nasional FLS3N Diksus kategori seni lukis melalui karya bertema budaya Yogyakarta.
SPPG Karangwuni mendukung investigasi menyeluruh dugaan keracunan MBG di SMP Negeri 3 Wates, termasuk sanitasi kantin dan SOP distribusi makanan.