Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kunjungan di obyek wisata River Tubing Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, menurun. Meski demikian, kondisi ini tak serta merta membuat pengelola menurunkan tarif susur sungai hanya untuk meningkatkan jumlah pengunjung.
Pengelola wisata River Tubing Kalisuci, Suyanto, mengatakan angka kunjungan di Kalisuci saat ini sepi. Hal ini terlihat dari jumlah wisatawan yang datang. Pada saat normal, kunjungan di akhir pekan bisa mencapai 100 orang, tapi untuk saat ini hanya berkisar 15 pengunjung.
Menurut Suyanto, banyak faktor yang memengaruhi penurunan jumlah wisatawan. Selain penyebaran virus Corona dan bukan masa liburan, musim hujan juga berpengaruh terhadap angka kunjungan. “Setiap musim hujan terjadi penurunan jumlah pengunjung,” katanya, Jumat (13/3/2020).
Meski angka kunjungan menurun, Suyanto mengakui pihaknya tak menurunkan harga tiket demi mendongkrak kehadiran pengunjung. Tiket masuk untuk jasa susur sungai tetap Rp120.000 untuk wisatawan lokal, dan Rp200.000 per orang untuk turis asing. “Untuk susur sungai kami juga membatasi maksimal 200 orang setiap hari,” katanya.
Wisata minat khusus seperti Kalisuci, menurut suyanto, benar-benar memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung. Setiap wisatawan yang mengikuti susur sungai harus dilengkapi dengan alat pelindung diri mulai dari helm hingga pelampung. Selain itu, susur sungai juga sangat bergantung dengan kondisi alam seperti kondisi cuaca hingga debit air di aliran sungai. “Kalau hujan deras dan kondisi air naik maka aktivitas dihentikan meski wisatawan sudah berada di lokasi,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan jajarannya terus berupaya mengembangkan potensi kepariwisataan di Gunungkidul. Ia memastikan sektor kepariwisataan belum terkena imbas penyebaran virus Corona. “Untuk agenda pariwisata yang telah kami susun tetap berjalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.