Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul siap meneliti dan mencocokkan ulang dokumen dukungan pasangan Kelick Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati. Meski demikian, penelitian baru bisa dilaksanakan setelah dokumen dari bakal calon diserahkan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jajarannya masih menunggu penyerahan berkas dukungan dari pasangan Kelick-Yayuk. Sesuai informasi yang diperoleh, pasangan ini bakal menyerahkan berkas dukungan pada Rabu (18/3). “Kami masih menunggu berkas, karena tanpa dokumen itu kami tidak bisa mengeceknya,” kata Hani kepada wartawan, Senin (16/3/2020).
Dia menjelaskan KPU sudah mengecek berkas yang diserahkan pasangan Kelick-Yayuk. Namun berdasarkan putusan dari Bawaslu Gunungkidul dalam musyawarah sengketa atas pengajuan gugatan oleh pasangan tersebut, KPU wajib memeriksa ulang berkas dukungan. “Kami punya waktu tiga hari kerja untuk menindaklanjuti putusan itu, tapi penelitian ulang sangat tergantung dari penyerahan berkas bakal calon,” katanya.
Hani menegaskan apabila dokumen syarat dukungan telah diserahkan, maka jajarannya langsung meneliti dan mencocokkan. “Kalau Rabu pagi bisa diserahkan, maka kami usahakan hari itu juga selesai diteliti,” katanya.
Menurut dia, seharusnya proses penelitian bisa lebih cepat karena sebagian besar data sudah dicocokkan dan diurutkan sesuai dengan data yang termuat dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). “Untuk data yang diserahkan juga harus sama sesuai data awal yakni sebanyak 46.879 dukungan. Jika nanti diserahkan kami bakal meneliti ulang sejak awal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.