Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kadarmanta Baskara Aji./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendiskusikan standar operasional prosedur (SOP) new normal yang telah mereka susun dengan Gubernur DIY pada Selasa (9/6/2020). Dalam rapat tersebut Gubernur DIY berpesan agar sebelum dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub), SOP perlu diuji publik terlebih dahulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan uji publik melibatkan asosiasi di masing-masing bidang agar setelah menjadi produk hukum tidak perlu revisi lagi. “SOP dibagi menjadi dua, yakni aktivitas ASN [Aparatur Sipil negara] di kantor dan layanan publik,” ujarnya.
Ia menuturkan Pergub ini nantinya sebatas menjadi acuan referensi. Adapun SOP lebih detail menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten dan Kota. Ia mencontohkan seperti SOP di pasar, hotel dan restoran yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten dan Kota bisa dikembangkan sesuai kondisi masing-masing.
Sembari terus menyiapkan SOP, ia menegaskan bahwa saat ini DIY masih dalam status tanggap darurat. Kegiatan yang diperbolehkan untuk mulai berjalan yakni aktivitas perekonomian, dengan tentu saja menerpakan protokol kesehatan.
“New normal masih sebagai wacana dulu. Kalau aktivitas ekonomi mulai berjalan pelan-pelan silahkan, asal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan malah digunakan untuk euforia kumpul-kumpul tanpa protokol kesehatan,” ungkapnya.
Untuk destinasi wisata kata dia, pihaknya tidak pernah menyatakan menutup. Jika saat ini mulai dibuka kembali, seperti Candi Prambanan yang berada di bawah Kementerian Badan usaha Milik negara (BUMN), ia mempersilakan asal tetap mematuhi protokol kesehatan. “kalau dilanggar, PAM GAKUM [Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY akan mendatangi,” ujarnya.
Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Ni Made Dwipanti, mengatakan dalam rancangan Pergub ini poin pelayanan publik mencakup diantaranya sarana dan prasarana seperti wastafel, disinfektanisasi, pengecekan suhu pengunjung dan lainnya.
“Akan lebih detail di masing-masing OPD. Contoh dalam bidang pariwisata, ada SOP hotel dan restoran. Hotel masih berjenjang, ada melati ada berbintang. Hotel berbintang masih berjenjang lagi. Titik tekan pada penggunaan cashlees untuk sistem pembayaran,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.